RADAR GRESIK - Target pendapatan dalam APBD Kabupaten Gresik tahun 2024 kembali meleset, seperti yang terjadi pada tahun anggaran sebelumnya. Berdasarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2024 yang disampaikan oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, dalam Rapat Paripurna DPRD Gresik pada Senin (24/3), realisasi pendapatan daerah mencapai 95,25 persen dari target yang ditetapkan.
Dalam APBD 2024, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp3,916 triliun, namun realisasi yang tercapai hanya Rp3,730 triliun, atau kurang Rp186 miliar dari target.
Menurut Bupati Yani, realisasi pendapatan tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,355 triliun atau 86,68 persen dari target Rp1,598 triliun.
"Kemudian pendapatan transfer sebesar Rp2,345 triliun atau 101,15 persen dari target Rp2,319 triliun. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah hanya terealisasi sebesar Rp186 juta, " terang Yani.
Melesetnya realisasi pendapatan ini menjadi perhatian DPRD Gresik, terutama karena PAD masih belum mencapai target yang diharapkan.
Editor : Hany Akasah