RADAR GRESIK - Acara mlaku sarungan yang diselenggarakan di Bandar Grisse, Gresik, pada Minggu (10/11), disambut antusias oleh ribuan warga, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Acara ini, yang diprakarsai oleh Radar Gresik bersama MWCNU Gresik, menjadi bagian dari perayaan Hari Santri yang sudah diadakan untuk tahun ketiga.
Selain melibatkan warga dalam pawai santri dan gebyar sholawat, acara ini juga memberikan peluang kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memamerkan produk mereka.
Sebanyak 40 UMKM berpartisipasi, menampilkan berbagai produk unggulan lokal, seperti makanan tradisional dan kerajinan tangan, yang menarik minat para pengunjung.
Kegiatan ini diapresiasi oleh anggota DPRD Gresik dari Fraksi PKB, Dimas Setio Wicaksono, yang hadir untuk memberikan dukungan.
Anggota DPRD Gresik dari Fraksi PKB ini menyempatkan diri berkeliling untuk mendengarkan aspirasi para pelaku UMKM.
Menurutnya keterlibatan UMKM dalam acara ini berperan besar dalam mendorong ekonomi lokal dan melestarikan budaya santri.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan kesempatan kepada UMKM untuk ikut terlibat.
Pihaknya mendorong agar kegiatan semacam ini terus ditingkatkan. Sehingga, UMKM mendapatkan kesempatan untuk memamerkan produk mereka.
"Sehingga, mereka bisa semakin berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tandasnya.
Selain itu, kegiatan ini sebagai pengingat perjuangan santri dalam kemerdekaan Indonesia, kegiatan ini juga dianggap menjaga tradisi mengenakan sarung.
"Karena sarung merupakan bagian dari budaya Gresik," imbuhnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq