Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

DPRD Gresik Kebut Pembahasan KUA-PPAS 2025, Targetkan Tuntas Akhir Oktober

Fahtia Ainur Rofiq • Minggu, 13 Oktober 2024 | 18:48 WIB
Pimpinan DPRD Gresik menggelar jumpa pers usai dilantik Pengadilan Negeri (PN) Gresik.
Pimpinan DPRD Gresik menggelar jumpa pers usai dilantik Pengadilan Negeri (PN) Gresik.

RADAR GRESIK - DPRD Kabupaten Gresik mulai menyusun rencana kerja setelah pembentukan pimpinan definitif dan alat kelengkapan dewan (AKD) selesai dilakukan. Prioritas pertama, yakni terkait pembahasan Rancangan Perda (Ranperda) Tata Tertib dan Kebijakan Umum Anggaran - Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2025.

Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir mengatakan Badan Musyawarah (Banmus) telah menetapkan jadwal kerja hingga akhir bulan nanti.

"Memang fokus pertama terkait dengan Ranperda Tatib dan KUA-PPAS 2025," terangnya.

Ia menjelaskan, pada Rabu (17/10) Komisi-Komisi akan mulai membahas secara detail KUA-PPAS 2025 bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitranya masing-masing.

"Pembahasan ditingkat komisi bersama OPD terkait kami targetkan tuntas pada Kamis 24 Oktober mendatang," terangnya.

Setelah KUA-PPAS 2025 tuntas dibahas ditingkat komisi bersama OPD mitra, akan langsung dilakukan finalisasi bersama Tim Anggaran Pemkab Gresik.

"Selanjutnya, pada 31 Oktober kami targetkan sudah selesai dan bisa digelar rapat paripurna laporan dan penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS 2025," imbuhnya.

Sebelumnya, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah telah menyampaikan nota Kebijakan Umum Anggaran dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) pada Senin (12/8).

Dalam paparannya, Pendapatan daerah tahun anggaran 2025 diproyeksikan sebesar Rp 3,608 triliun.

Dengan rincian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan sebesar Rp 1,480 triliun. 

"Serta pendapatan transfer sebesar Rp 2,128 trilun," ungkap Wabup Gresik Aminatun Habibah.

Sementara itu, untuk belanja daerah tahun anggaran 2025 diproyeksikan sebesar Rp 3,720 triliun.

"Belanja tersebut akan difokuskan untuk mendanai program prioritas nawakarsa," terangnya.

Yakni, untuk pengentasan kemiskinan, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Selanjutnya, untuk pembiayaan daerah direncanakan sebesar Rp 111 miliar. Yang terdiri atas, penerimaan pembiayaan sebesar Rp 119 miliar.

"Serta pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 8,1 miliar," pungkasnya. (rof)

Editor : Fahtia Ainur Rofiq
#Syahrul Munir #kua ppas 2025 #Aminatun Habibah #alat kelengkapan #Nawa karsa #dprd