RADAR GRESIK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya menurunkan angka kemiskinan melalui sejumlah program. Salah satunya adalah Program Bantuan untuk Pemberdayaan Perempuan Usaha dan Pendidikan Anak (Bunda Puspa).
Program Bunda Puspa menjadi bagian dalam Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Untuk mewujudkan misi tersebut Pemkab Gresik menggelar kegiatan bertajuk Pelatihan Usaha Untuk Pemberdayaan Ekonomi Program Bunda Puspa Tahun 2024.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menuturkan peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan menjadi salah satu faktor yang dapat menurunkan angka kemiskinan.
"Tujuan program Bunda Puspa ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan keluarga penerima manfaat pada aspek psikologi dan sosial. Juga dapat mendorong motivasi berusaha," ungkapnya.
Pihaknya berharap pelatihan itu mendorong dan memotivasi terciptanya para pengusaha perempuan yang mandiri.
"Mudah-mudahan penerima manfaat yang terpilih nanti akan senantiasa mengembangkan diri untuk menjadi manusia-manusia yang kreatif dan inovatif dalam mengembangkan diri dalam bidang usaha yang ditekuninya," ujar Bu Min, panggilan akrab Wabup Gresik.
Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahurrahman melaporkan Program Bunda Puspa sudah dilaksanakan pada tahun 2022 dan 2023.
Pada dua tahun tersebut, Bunda Puspa telah dilaksanakan di 16 desa yang ada di 16 Kecamatan. Kemudian pada tahun 2024 akan dilaksanakan di 8 desa/kelurahan yang tersebar di 8 Kecamatan.
Delapan kecamatan tersebut diantaranya Kelurahan Karangturi Gresik, Pongangan Manyar, Desa Bungah Bungah , Wadeng Sidayu dan Campurejo Kecamatan Panceng. Kemudian Desa Duduksampeyan, Desa Dadapkuning Kecamatan Cerme dan Desa Randupadangan Menganti. (qnf/han)
Editor : Hany Akasah