RADAR GRESIK - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik kembali menggelar Job Fair 2024. Kegiatan yang berlangsung di WEP tersebut dibuka langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
Dalam sambutannya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta agar kegiatan job fair bukan hanya menjadi rutinitas dan formalitas belaka.
"Kami minta Disnaker Gresik untuk melakukan monitoring," ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
Monitoring tersebut harus dilakukan mulai pendaftaran job fair hingga berapa orang yang diterima perusahaan.
"Kami minta semuanya dicatat dengan serius. Sehingga bisa menjadi acuan," ungkap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
Dengan adanya pencatatan, masyarakat juga bisa tahu secara detail berapa orang yang diterima dalam job fair.
"Jadi masyarakat juga bisa ikut memantau pelaksanaan job fair. Dan menjadi motivasi bagi yang belum keterima," terangnya.
Pihaknya juga meminta kepada perusahaan agar tidak melakukan praktik orang dalam (ordal).
"Mereka ikut buka lowongan di job fair. Tapi yang diterima orang dari luar peserta job fair," tandasnya.
Ia menambahkan, pihaknya selalu memantau hasil job fair tahun 2023. Ia tahu jumlah pelamar masing-masing kecamatan dan yang diterima di masing-masing kecamatan.
"Kami amati dan saya baca statistiknya," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Disnaker Kabupaten Gresik Zainul Arifin mengatakan pelaksanaan job fair terus dilakukan monitoring.
"Pada job fair tahun 2023 lalu ada 1.524 yang diterima perusahaan," kata dia.
Pada job fair tahun 2024 kali ini diikuti 45 perusahaan dengan 3.748 lowongan.
"Rinciannya, lowongan untuk campuran laki-laki dan perempuan sebanyak 2.782. Khusus laki-laki sebanyak 855 orang dan khusus perempuam sebanyak 110 orang," ungkapnya.
Ia menambahkan, pihaknya meminta seluruh camat untuk ikut membantu melalukan sosialisasi di wilayahnya masing-masing.
"Besok masih buka, kami berharap semakin banyak pesertanya," imbuhnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq