RADAR GRESIK-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Badan Penelitian dan Perencanaan Daerah (Bappeda) menargetkan Gresik menjadi Transnational City yang berakhlaq, sejahtera, maju, mandiri, dan berkelanjutan.
Program itu dituangkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Gresik Tahun 2025-2045.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, RPJPD Kabupaten Gresik harus disusun mekanismenya dan seirama dengan RPJP nasional.
"Hal ini tidak boleh lepas dari tata ruang yang sudah dirancang oleh RPJPD Provinsi Jawa Timur, serta tidak boleh lepas dari tata ruang yang sudah dirancang," tutur Fandi Akhmad Yani .
Ketiga, yaitu pembanguan tepat sasaran dan harus benar-benar terukur. Artinya pembangunan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat. Seperti pelayanan kesehatan, perbaikan jalan, taman layak anak, dan lainya.
"Rumah Sakit Gresik Sehati merupakan jawaban dari kebutuhan masyarakat di wilayah selatan. Selanjutnya, mungkin kita juga bisa melakukan riset untuk pemerataan di wilayah ujung utara yang berbatasan dengan Kabupaten Lamongan," tambahnya.
Bupati Yani berharap pelaksanaan Musrenbang yang diikuti oleh seluruh pemangku kepentingan dapat menyampaikan masukan dan saran positif, konstruktif sebagai bahan penyempurnaan RPJPD Kabupaten Gresik 2025-2045. (han)
Editor : Hany Akasah