RADAR GRESIK - Tingkat kebocoran air Perumda Giri Tirta ternyata masih tinggi mencapai 21 juta meter kubik sepanjang 2023. Hal ini terungkap setelah Komisi II menggelar hearing membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati tahun 2023.
"Padahal, jumlah produksinya hanya 55 juta meter kubik. Kalau kebocorannya mencapai 21 juta, maka ada 38 persen air bersih yang menguap," ujar Anggota Komisi II DPRD Gresik Syahrul Munir.
Menurut dia, jumlah kebocoran ini dinilai terlalu besar sehingga membuat pelayanan kepada masyarakat tidak maksimal.
"Tidak heran jika banyak keluhan air Giri Tirta mati disejumlah wilayah. Ternyata menguapnya cukup besar," terang Anggota Komisi II DPRD Gresik Syahrul Munir.
Seharusnya, ada langkah konkrit untuk mendeteksi titik-titik kebocoran yang terjadi.
"Percuma pelanggan banyak tapi air tidak menyala," kata Anggota Komisi II DPRD Gresik Syahrul Munir.
Ia menjelaskan, dalam rapat bersama Perumda Giri Tirta, mereka hanya mempresentasikan soal kenaikan jumlah pelanggan.
Mereka tidak menjelaskan soal keuangan, keluhan pelanggan hingga rencana perbaikan ke depan.
"Makanya kami minta penjelasan. Termasuk tingkat kebocoran yang ternyata masih sangat tinggi," terang Anggota Komisi II DPRD Gresik Syahrul Munir.
Ia menambahkan, masih banyak persoalan di dalam Perumda Giri Tirta. Dan juga keluhan dari masyarakat yang masih sangat tinggi.
"Makanya kami minta direksi jujur terkait kondisi tersebut. Sehingga kami di dewan bisa memberikan solusinya," pungkasnya.
Menanggapi hal ini, Direktur Utama Perumda Giri Tirta Kurnia Suryandi mengatakan tingkat kebocoran tersebut sudah mengalami penurunan.
"Saya masuk tingkat kebocorannya diangka 43 persen," ujar Direktur Utama Perumda Giri Tirta Kurnia Suryandi.
Ia menjelaskan, sesuai rencana penurunan kebocoran ditargetkan 2 persen pertahunnya.
"Alhamdulillah, selama 2022 sampai 2023 penurunan kebocoran mencapai 5 persen," kata Direktur Utama Perumda Giri Tirta Kurnia Suryandi.
Ia menambahkan, pihaknya saat ini terus menekan angka kebocoran dengan rutin melakukan pergantian pipa tua.
"Pipa yang sudah berusia 10 tahun ke atas saat ini dalam tahap pergantian secara berkala. Kami juga menyiagakan petugas jika ditemukan kebocoran," imbuhnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq