Perkokoh Dakwah Kemanusiaan, PDA Gresik Luncurkan Posbakum pada Milad ’Aisyiyah ke-109

RADAR GRESIK–Pimpinan Daerah ’Aisyiyah (PDA) Kabupaten Gresik menggelar perayaan Milad ke-109 bertema ”Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan Mewujudkan Perdamaian”.
Bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Minggu (24/05) dan dihadiri ratusan kader se-Kabupaten Gresik, jajaran Forkopimda, Kapolsek Kebomas Kompol Gatot Setyo Budi,SH.,MH, Ketua DPD PAN sekaligus Anggota DPRD Gresik Faqih Usman, S.E., M.Si., serta perwakilan Pimpinan Wilayah ’Aisyiyah (PWA) Jawa Timur, yak ni Dra. Hj. Siti Dalilah Candrawati, M.Ag. (Wakil Pimpinan sekaligus pendamping wilayah kerja Surabaya Raya) serta Dra. Sri Pratiwi Ningrum, M.H.E.S. (Sekretaris Majelis Hukum dan HAM).
Innik Hikmatin, S.Pd., M.Pd.I. selaku Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Gresik menyampaikan bahwa sebagai bentuk implementasi nyata dari tema milad tahun ini, PDA Kabupaten Gresik secara resmi meluncurkan dan mengukuhkan pengurus Pos Bantuan Hukum (Posbakum) ‘Aisyiyah.
Baca Juga: Kiprah 'Aisyiyah Gresik, Meneladani Semangat Kartini dalam Dakwah Melintasi Zaman
“Peluncuran Posbakum ini adalah komitmen nyata ‘Aisyiyah dalam memperkokoh dakwah kemanusiaan demi mewujudkan perdamaian. Kehadirannya menjadi sarana bagi masyarakat, khususnya perempuan dan kelompok rentan, untuk memperoleh keadilan, perlindungan, dan hak-haknya secara bermartabat,” ujar Innik Hikmatin.
Ketua Panitia, Lilik Isnawati, S.Pd., M.Pd., melaporkan kesuksesan tiga rangkaian kegiatan pra-Milad, yaitu Pelatihan Bimbingan Perkawinan bersama 84 peserta (19 April), Napak Tilas Perjuangan ke Yogyakarta yang diikuti oleh diikuti oleh 40 pimpinan (25–26 April), dan Pelatihan UMKM “Bunda Tangguh” bersinergi dengan Lazismu untuk 56 pelaku usaha (10 Mei).

“Seluruh rangkaian tersebut merupakan gerakan nyata untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan, serta meneguhkan semangat dakwah ‘Aisyiyah dalam memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” papar Lilik Isnawati.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik, H. Muhammad Thoha Mahsun, S.Ag, M.Pd.I., M. HES., secara mendalam juga menegaskan bahwa perayaan bersejarah ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum mendalam untuk mengapresiasi luar biasanya nilai, jasa, dan doa seorang ibu sebagai energi terbesar dalam perjuangan.
Selain peluncuran Posbakum, momentum milad ini diisi dengan pemaparan capaian strategis ‘Aisyiyah Gresik tahun 2025–2026 dalam program “Jejak Tangguh dan Sinergis Strategis”, serta dimeriahkan oleh penampilan paduan suara Gita Sang Surya dari PRA Kroman dan art performance dari siswasiswi TK ‘Aisyiyah 1 Gresik, TK ‘Aisyiyah 24 BP Wetan, KB ‘Aisyiyah 24 BP Wetan, dan SD Muhammadiyah 3 Gresik.
PDA Gresik juga sukses menorehkan deretan prestasi gemilang, mulai dari penghargaan tingkat kabupaten atas konsistensi program GALA (Gerakan ‘Aisyiyah Layani Disabilitas) hingga peluncuran program GANTARI (Gerakan Cinta Anak Tanpa Diskriminasi). Selain itu, penguatan profesi guru ditandai dengan resminya Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) yang diakui sebagai Organisasi Profesi Guru (OPG) yang mandiri, melantik Ikatan Saudagar dan Wirausaha ‘Aisyiyah (ISWARA) pada saat Pertemuan Periodik IX di Dukun Gresik (16/11/25) dan mewisuda 40 peserta Sekolah Wanita ‘Aisyiyah (SWA).
Di sektor formal, TK ‘Aisyiyah 36 PPI juga berhasil meraih pencapaian prestisius sebagai TK Rujukan Provinsi Jawa Timur lewat SK PPA Nomor 27/KPPA/D/IV/2025. Sekolah ini juga terpilih menjadi salah satu dari 13 PAUD seJawa Timur yang ditetapkan sebagai Sekolah Model berdasarkan SK Dirjen PAUD Dikdasmen Nomor 0010 Tahun 2026, guna mengimplementasikan Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial.



