Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Begini Upaya Bupati Gresik Tengahi Polemik Warga Sekapuk Ujungpangkah

Hany Akasah • Senin, 12 Februari 2024 | 01:49 WIB
OPTIMISTIS: Bupati Gresik melakukan pendampingan kepada warga Sekapuk yang sedang menghadapi polemik penurunan BUMNDes.
OPTIMISTIS: Bupati Gresik melakukan pendampingan kepada warga Sekapuk yang sedang menghadapi polemik penurunan BUMNDes.

 

 

 

RADAR GRESIK- Polemik Desa Sekapuk yang membuat warga merobohkan patung Pak Inggih mendapat respon dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Bupati Yani mendorong  Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) melakukan pendampingan pengelolaan potensi wisata Selo Tirto Giri (Setigi) dan Kebun Pak Inggih (KPI).

"Pemkab Gresik melalui dinas pariwisata berkewajiban untuk memberikan pendampingan. Utamanya dalam hal pengelolaan sektor pariwisata,"kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Pihaknya berencana memberikan stimulan anggaran dan meningkatkan kapasitas dan kualitas pengelolaan potensi wisata. Dengan harapan Pendapatan Asli Desa (PADes) Sekapuk tetap bisa berjalan.

"Setigi dan KPI menjadi sebuah kebanggaan dan identitas masyarakat Desa Sekapuk. Wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ini harus sukses,"harapnya.

Pihaknya pun akan melakukan pendampingan terkaiy dengan utang BUMDes Sekapuk yang mencapai Rp 120 juta. Nantinya, BUMDes bisa melakukan perjanjian utang sehingga  bisa menyicil utangnya.

 "Ini nanti bisa dilakukan entah jangka waktu sesuai perjanjian 3 tahun dibuat 4 atau sampai 5 tahun. Dalam mengelola bisnis tidak selalu berjalan mulus. Pasti ada pasang surut seperti yang dialami oleh BUMDes Sekapuk saat ini dalam keadaan sepi pemasukan," harap Bupati Gresik.

Sekedar diketahu, Januari awal, Warga Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik unjuk rasa di wisata Setigi ( Selo Tirto Giri) dan Kebun Pak Inggih (KPI) dengan merobohkan patung mantan Kepala Desa (Kades) Abdul Halim.

Warga menilai patung tersebut wujud keangkuhan mantan Kades.  Unjuk rasa dilakukan dengan membawa pengeras suara keliling desa dan untuk mengajak warga merobohkan patung di Setigi dan KPI.

Dalam unjuk rasa tersebut, warga menghapus nama Desa Miliarder yang ada di neon box, jalan Raya Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah di pintu masuk Balai Desa Sekapuk.  "Tidak sampai desa kita ini miliarder, tapi utangnya banyak," teriak salah warga Abdul Rofiq.

Setelah menghapus nama Desa Miliarder, warga beramai-ramai menuju wisata Setigi untuk merobohkan patung begawan Setigi. Patung tersebut  miniatur mantan Kades Sekapuk Abdul Halim. Hal itu karena BUMDes memiliki utang banyak dan Kades dianggap sombong. (han)

Editor : Hany Akasah
#utang #sekapuk #fandi akhmad yani #gresik #BUMDES #wisata #BUPATI #Polemik