RADAR GRESIK-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik kompak berdiri dalam satu barisan dalam melindungi kota wali dari ancaman kebangkitan jaringan teroris menjelang Pemilu 2024.
Sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelorakan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman terorisme di Indonesia yang dapat mengganggu kestabilan negara, terutama menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, KH. Mansoer Shodiq, mengimbau agar masyarakat turut serta ikut berpartisipasi menciptakan keamanan di lingkungan sekitar. Salah satunya yakni bersikap waspada terhadap potensi benih-benih terorisme dalam situasi saat ini baik secara nasional maupun global.
"Kami memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan Kepolisian Republik Indonesia khususnya dalam menjaga Kamtibmas dan meminimalisir potensi tumbuhnya sel terorisme menjelang Pemilu 2024," kata KH. Mansoer Shodiq, Jumat (03/11).
Hal senada disampaikan, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik, KH. Mulyadi. Dia menilai kebijakan Kapolri sangat tepat karena sekelompok individu yang ingin merongrong kedaulatan negara masih ada di Indonesia.
Untuk itu, pihaknya mengajak agar jamaah Nahdliyin agar mewaspadai dan memberantas radikalisme serta potensi terorisme di Indonesia, khususnya di Kabupaten Gresik.
Editor : Hany Akasah