GRESIK-- Pembangunan Pasar Sidayu yang terbakar pada 2022 lalu terus dilakukan. Saat ini, pembangunannya sudah mencapai 62,4 persen.
Saat ini rangka-rangka besi sudah terpasang. Namun tidak semua kios yang terbakar dilakukan pembangunan.
Kepala dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Pemkab Gresik Malahatul Farda mengatakan, saat ini pekerjaan sudah sampai tahap pemasangan rangka baja CNP, urugan tanah dan perapian kolom pondasi.
“Ini masih mengerjakan rangka tersebut dan pondasi,” ujarnya kepada wartawan.
Dikatakan, setelah itu pekerjaan akan dilanjutkan pada tahap pemasangan atap dengan jenis spandek.
Selain itu juga akan memadatkan urugan yang sudah berada di lokasi.
“Rencananya pekerjaan ini dilakukan pekan depan. Sekaligus untuk pekerjaan lantai,” kata dia.
Baca Juga: Perkembangan Teknologi Kian Pesat, AI Berpotensi Mengancam Industri Media
Untuk membangun Pasar Sidayu itu dianggarkan sebesar Rp 2,1 miliar melalui dana APBN. Dengan anggaran sebesar itu belum mampu mencakup seluruh kios yang terbakar.
Untuk membangun seluruh kios diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp 6 miliar.
Pekerjaan pembangunan Pasar Sidayu memiliki kontrak selama 4 bulan. Sehingga pada akhir tahun 2023 nanti pekerjaan harus sudah selesai.
“Pembangunannya memiliki konsep merata atau emperan,” imbuhnya.
Seperti diketahui, Pasar Sidayu itu terbakar pada 30 Januari 2022 lalu. Terdapat sebanyak 259 kios kebakaran. Diantara kios-kios itu, terdapat 125 kios merupakan kategori bangunan biasa. Lokasinya di sisi sebelah selatan. (rof/han)
Editor : Hany Akasah