GRESIK - Pemerintah Kabupaten mulai mengembangkan Sistem Informasi Desa (SID) Desa Siap. Harapannya, desa dapat data secara online data desa untuk memberikan transparasi kepada masyarakat umum yang telah dilakukan dan dikelola secara digital.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, SID memudahkan desa menyusun data dan informasi digital tentang kondisi objektif desa. Selain itu menyusun perencanaan pembangunan desa yang berbasis data secara detail dan riil.
"Ini akan mengarahkan kerja pembangunan desa secara sistematis, terukur, terarah, berkelanjutan, juga terkait kebutuhan warga. Tujuannya untuk mempercepat pencapaian 18 tujuan SDGs desa, "terangnya.
Digitalisasi data menjadi solusi sebagai penyelenggara pemerintah dari tingkat desa hingga pemerintah pusat yang terintegrasi. "Pentingnya SID desa SIAP ada good governance tingkat desa semakin akuntabel, transparan dan mudah diakses, "kata Gus Yani.
Tidak hanya itu, lanjut Gus Yani, berkaitan dengan pengelolaan keuangan desa yang dinilai kementrian keuangan. Tadi pagi ada sejumlah desa mendapat penghargaan prospektif good governance dalam pengelolaan keuangan desa.
Sementara Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, digitalisasi data Desa SIAP ini suatu keharusan dalam memberikan data yang valid. Karena banyak program yang perlu disampaikan kepada masyarakat. Sebab desa menjadi pemerintah terkecil untuk melayani masyarakat secara langsung.
"Desa SIAP harus bisa mendeteksi angka kemiskinan, stunting, jumlah ibu hamil hingga anak putus sekolah. Ini harus di support dari tingkat desa untuk kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gresik. Program-program penanggulangan kemiskinan akan sesuai dan tepat sasaran. Sehingga dapat mendorong terwujudnya percepatan pembangunan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa,” harapnya. (fir/han)
Editor : Hany Akasah