Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Berjalan Alot, Rapat Pembahasan Tarif Kapal Express Bahari Deadlock

Hany Akasah • Selasa, 13 September 2022 | 12:00 WIB
DEADLOCK: Rapat yang membahas kenaikan tarif Express Bahari berjalan alot dan tidak menemukan titik temu. (Dok./Radar Gresik)
DEADLOCK: Rapat yang membahas kenaikan tarif Express Bahari berjalan alot dan tidak menemukan titik temu. (Dok./Radar Gresik)
GRESIK - Kenaikan tarif Kapal Express Bahari terus mendapat penolakan dari warga masyarakat Bawean. Pada rapat yang digelar Dinas Perhubungan (Dishub) pembahasan kenaikan tarif berjalan alot. Express Bahari menolak usulan kenaikan yang disampaikan masyarakat Bawean. Lantaran Deadlock, rapat akan dilanjutkan bebera hari ke depan.

Rapat yang berlangsung Senin (12/9) dihadiri Kadishub Tarso Sugito beserta jajarannya. Kemudian, juga hadir sejumlah warga Bawean termasuk empat anggota DPRD Gresik dari Dapil Bawean.

Anggota DPRD Gresik Fraksi PKB Bustami mengatakan kenaikan tarif kapal ini suatu kewajaran namun dengan patokan harga yang diajukan operator, pihaknya keberatan. Mengingat pehitungan kenaikan itu dari harga Covid-19.



“Apalagi dua kapal Express Bahari ini selama pandemi Covid-19 juga mengurangi kecepatan, sebelumnya 3 jam menjadi 4 jam dan 5 jam perjalanan, ” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Anggota DPRD Gresik Fraksi Gerindra Lutfi Dawam. Menurut dia, penentuan kenaikan harus menggunakan harga normal bukan harga Covid-19. Yakni untuk kelas eksekutif dari harga Rp 140 ribu menjadi harga Rp 185 ribu. Sementara untuk kelas VIP dari harga Rp 160 ribu menjadi Rp 250 ribu. “Karena patokan manajemen pakai harga Covid-19 jadi kami tidak setuju,” tegasnya.

Usulan tersebut tidak disepakati perwakilan PT Pelayaran Sakti Inti Makmur selaku pemilik Express Bahari. “Setelah berkoordinasi dengan pimpinan, kami tidak bisa menerima harga tawar tersebut. Pertimbangannya, operasional kapal, gaji karyawan dan perawatan kapal. Semuanya naik,” ungkap Kacab PT Pelayaran Sakti Inti Makmur Gresik Revan Syah Putra kepada wartawan.

Baca juga : Tiket Pelabuhan Naik, DPRD Gresik Minta Manajemen dan Dishub Evaluasi

Karena tidak adanya titik temu, Kepala Dishub Pemkab Gresik Tarso Sugito mengatakan rapat akan dilnjutkan kembali di lain waktu. “Deadlock, akan dilanjutkan rapat lagi untuk memutuskan harga tiket kapal Express Bahari di Gresik,” ujarnya. (rof/han) Editor : Hany Akasah
#BAWEAN #Express Bahari Gresik #tiket kapal