Kepala Diskoperindag Gresik, Agus Budiono mengatakan, pasar murah itu merupakan salah satu cara membantu kelangkaan minyak goreng yang ada di wilayah Gresik. Operasi pasar juga dilaksanakan di beberapa kecamatan di wilayah Gresik.
"Kegiatan itu bentuk perhatian dari Bupati Gresik kepada masyarakat Gresik dengan pasar murah minyak goreng. Untuk ketentuan setiap orang hanya bisa membeli 2 liter saja, sementara 1 liter harga Rp 14 ribu,"kata Agus, Rabu, 2 Maret 2022.
Dalam kegiatan tersebut, pihaknya membatasi 1.500 kupon. Pasalnya, jika tidak menggunakan kupon maka cepat habis tanpa pendataan yang jelas. "Kegiatan seperti ini akan dilakukan terus sampai Ramadan mendatang dan situasi kebutuhan pasar stabil,” kata Agus.
Sementara itu, Camat Kebomas, Moch Jusuf Ansyori mengatakan, kouta minyak goreng yang disebar di Kecamatan Kebomas mencapai 500 orang. Kupon minyak goreng sudah dibagikan ke 21 desa/kelurahan Kecamatan Kebomas Gresik dengan 23 sampai 25 orang. "Kami menghindari serbuan dari warga kecamatan lainnya nanti kasihan warga Kecamatan Kebomas tidak dapat minyak goreng ini,"tambahnya.
Salah satu warga Kelurahan Sidomoro Kecamatan Kebomas Gresik, Anang Tejo mengatakan, harga minyak goreng masih sangat tinggi di pasaran, 1 liter mencapai Rp. 19 ribu. Dengan pasar murah itu harganya hanya Rp 14 ribu. "Semoga dengan adanya pasar murah ini bisa berkelanjutan dan bisa bergantian di kecamatan lainnya,"ungkapnya. (jar/han) Editor : Hany Akasah