Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

QA Gerakkan UMKM dengan Program Kemudahan Izin dan Pemodalan

Hany Akasah • Senin, 19 Oktober 2020 | 20:21 WIB
PEMAPARAN PROGRAM-Qosim Alif mendorong pertumbuhan usaha UMKM melalui program Kartu UKM Bangkit yang berisi paket perizinan, pembinaan, bantuan pemodalan dan pemasaran. (fajar/radar gresik)
PEMAPARAN PROGRAM-Qosim Alif mendorong pertumbuhan usaha UMKM melalui program Kartu UKM Bangkit yang berisi paket perizinan, pembinaan, bantuan pemodalan dan pemasaran. (fajar/radar gresik)
GRESIK-Pasangan calon bupati (cabup) M Qosim- dr Asluchul Alif (QA) memberikan dukungan pada industri berbasis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), terutama UKM Kreatif. Untuk mendorong  UMKM, Qosim Alif menawarkan solusi kemudahan perizinan, pembinaan, pendanaan, hingga pemasaran produk UKM.

Alif menyebutkan, di tingkat birokrasi perlu ada sinkronisasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Sinkronisasi dapat membuat perkembangan UMKM semakin pesat. "Jadi tidak hanya Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), ada peran dari Dinas Perizinan dan pihak eksekutif agar UMKM bisa lebih maju lagi," kata Alif.

Menurut catatan yang ada pelaku UMKM di Kabupaten Gresik mencapai 178 ribu. Jumlah sebanyak itu secara bergantian dipromosikan kepada seluruh masyarakat. Tidak hanya masyarakat dari Gresik saja namun juga ke level regional dan nasional melalui marketplace dan virtual.

Warga Ujungpangkah Lilik  mengatakan, di desanya banyak sekali tanaman gadung. Oleh warga, tumbuhan berumbi ini kemudian dijadikan keripik gadung. "Tapi kami kesulitan pada pemasaran. Sehingga harga jualnya murah," katanya.

Menanggapi persoalan tersebut, dr. Alif menjelaskan bahwa, Qosim-Alif mempunyai program yang mendukung usaha warga. Salah satunya dengan Kartu UMKM Bangkit. Kartu ini membantu para pelaku usaha memiliki izin, permodalan dan pemasaran. "Kenapa harus pakai kartu? Karena data pelaku usaha akan tersistem dan jelas. Sehingga bantuan dari pemerintah daerah terukur dan sesuai dengan kebutuhan warga," jelas dr. Alif.

Selain itu, nanti Qosim-Alif akan mewajibkan toko modern atau waralaba menjual produk-produk unggulan warga Gresik. "Tentu nanti pelaku UMKM diberi pelatihan dan pendampingan. Agar produk yang dijual memiliki kualitas dan punya brand," terangnya.

"Kami juga berharap UMKM bisa meningkat menjadi Perseroan Terbatas atau PT. Jadi kalau jualan pentol tak lagi satuan atau bijian. Sudah satu plastik atau lebih," imbuhnya.

Senada, Cabup Gresik Mohammad Qosim meminta agar para pendukungnya tetap mengedepankan sopan santun dalam segala hal. Tak terkecuali dalam berkampanye program-program QA. "Jangan sampai politik menghalalkan segala cara. Mari secara bersama-sama memajukan Gresik," ujarnya. (jar/han) Editor : Hany Akasah
#UMKM GRESIK #Pilkada 2020 #QA #Kampanye pilkada Gresik #Kartu UMKM bangkit #PILKADA GRESIK 2020