RADAR GRESIK – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik terus mengebut pengerjaan infrastruktur di kawasan Gresik Utara. Salah satu proyek prioritas yang tengah berjalan adalah pelebaran dan peningkatan kualitas ruas Jalan Bungah-Dukun dengan alokasi anggaran mencapai Rp 13,9 miliar.
Ruas jalan sepanjang kurang lebih empat kilometer ini merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan sejumlah kecamatan di wilayah utara Gresik.
Proyek penanganan tahun anggaran 2026 tersebut meliputi pelebaran badan jalan di kedua sisi, perbaikan sistem drainase, serta pengaspalan ulang (overlay) menyeluruh untuk menunjang keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Gresik, Eddy Pancoro, menjelaskan bahwa konsep penanganan dilakukan secara bertahap dengan memperlebar Sisi kanan dan kiri jalan sebelum ditimpa aspal baru.
"Konsep utamanya adalah pelebaran jalan. Sisi kanan dan kiri jalan yang posisinya lebih tinggi dibongkar terlebih dahulu, lalu dipasang U-Ditch dan konstruksi beton pendukung. Setelah struktur dasar siap, seluruh permukaan ruas akan kita overlay ulang," ujar Eddy, Selasa (28/7/2026).
Selain memperlebar akses jalan, proyek ini juga dibarengi dengan pembangunan saluran drainase menggunakan beton U-Ditch sepanjang kurang lebih 800 meter di Sisi kanan dan kiri jalan, mulai dari titik awal Stationing (STA) hingga titik persilangan (crossing).
Eddy menambahkan, pengerjaan fisik di lapangan sudah dimulai sejak akhir Juni 2026 dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun ini. Saat ini, fokus pengerjaan difokuskan dari area Desa Melirang menuju ke ruas utama.
"Progres fisik saat ini sudah mencapai 8,67 persen dari target awal 7,30 persen. Ada deviasi positif. Sisi kanan jalan sepanjang lebih dari dua kilometer sebagian besar sudah tuntas dikerjakan, dan kini petugas mulai bergeser menggarap Sisi kiri," terangnya.
Meskipun aktivitas alat berat dan pengerjaan fisik terus berlangsung, DPUTR Gresik memastikan tidak ada penutupan jalan maupun pengalihan arus lalu lintas di jalur Bungah-Dukun. Pengendara masih diperbolehkan melintas seperti biasa secara bergantian.
Baca Juga: Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gresik Gelar Turnamen Tenis Point to Point Season 2
Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan agar tetap ekstra waspada dan berhati-hati saat melintasi area proyek.
"Tidak ada penutupan jalur karena pengerjaan dilakukan per Sisi. Kendaraan masih bisa melintas, namun kami sangat berharap masyarakat tetap hati-hati dan mengedepankan keselamatan saat melewati area pengerjaan," pungkas Eddy. (jar/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik