RADAR GRESIK – Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik terus memperkuat peran strategis kaum perempuan di tingkat akar rumput.
Melalui program Sekolah Perempuan Gresik (Sekoper), kaum perempuan tidak hanya dibekali pemahaman kesetaraan gender dan pemberdayaan, tetapi juga didorong menjadi pelopor pengelolaan lingkungan serta pencegahan terjerat pinjaman online (pinjol) ilegal.
Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, dr. Titik Ernawati, menyampaikan bahwa Sekoper merupakan wadah pembelajaran berbasis komunitas yang telah konsisten berjalan sejak tahun 2013 dan terus mengalami perkembangan pesat.
Baca Juga: Lindungi Pekerja Perempuan, Dinas KBPPPA Gresik Dorong Pembentukan RP3 di Setiap Perusahaan
"Sejak berdiri pada 2013, Sekoper telah memiliki 1.148 anggota yang tersebar di 17 desa di Kabupaten Gresik," ujar dr. Titik, Rabu (22/7/2026).
Menurut dr. Titik, Sekoper dirancang khusus untuk meningkatkan kesadaran, kapasitas, kemandirian, hingga partisipasi aktif perempuan dalam pembangunan daerah. Para peserta mendapatkan ragam materi komprehensif, mulai dari hak-hak perempuan, kesehatan, pendidikan, ekonomi, hukum, hingga kebijakan publik.
Melalui pendekatan pembelajaran yang partisipatif, kaum perempuan didorong agar mampu mengenali persoalan di sekitarnya, berani menyampaikan aspirasi, serta mengambil keputusan penting baik dalam lingkup keluarga maupun desa.
Baca Juga: Dinas KBPPPA Gresik Dorong Forum Anak Benjeng Jadi Pelopor dan Pelapor
Dalam kegiatan kali ini, Dinas KBPPPA turut menggandeng Polres Gresik untuk memberikan literasi mengenai bahaya dan risiko pinjaman online ilegal yang kerap menyasar kaum perempuan dan ibu rumah tangga.
Selain literasi keuangan, para peserta juga dibekali keterampilan praktis dalam pengolahan serta daur ulang sampah berbasis masyarakat.
"Materi pinjaman online kami berikan agar perempuan memahami resikonya sehingga tidak terjerat pinjol. Sedangkan materi pengelolaan sampah bertujuan agar perempuan makin aktif menjaga lingkungan melalui kegiatan daur ulang," jelasnya.
Baca Juga: Sasar Pelajar SMP, KBPPPA Gresik Gelar Lomba Film Pendek KIDTION 2026 Guna Cegah Kekerasan Anak
Langkah ini juga menjadi bentuk dukungan nyata anggota Sekoper dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Gresik, sekaligus mempertahankan capaian penghargaan Adipura.
Melalui penguatan di berbagai sektor ini, program Sekoper diharapkan terus melahirkan sosok-sosok perempuan tangguh yang berdaya secara sosial-ekonomi serta mampu menjadi agen perubahan (agent of change) bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. (jar/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik