RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus berkomitmen menunjukkan komitmen dan kepedulian nyata terhadap warga yang tertimpa musibah.
Sepanjang tahun 2026, Dinsos Gresik menargetkan penguatan program bantuan sosial (Bansos) respon kasus yang dirancang khusus untuk memberikan penanganan darurat bagi masyarakat terdampak bencana maupun insiden tidak terduga lainnya.
Baca Juga: Dinsos Gresik Bebaskan Dua Warga dari Pasungan, Langsung Dirujuk ke RS Menur Surabaya
Kepala Dinsos Kabupaten Gresik, dr. Ummi Khoiroh, mengungkapkan bahwa efektivitas program ini terus berjalan di lapangan. Berdasarkan data rekapitulasi pada periode Januari hingga Mei 2026, tercatat sudah ada delapan warga yang mendapatkan intervensi bantuan darurat ini.
“Jadi, selama periode Januari hingga Mei 2026, tercatat delapan warga yang mengalami kedaruratan telah menerima bantuan dari program respon cepat tersebut,” ujar dr. Ummi, Selasa (2/6/2026).
Lebih lanjut, dr. Ummi menjelaskan bahwa skema bantuan respon kasus ini menyasar keluarga yang menjadi korban kebakaran, banjir, musibah tenggelam, hingga kejadian sosial kedaruratan lain yang membutuhkan penanganan instan.
Baca Juga: Akibat Cuaca Panas, Satu Jemaah Haji Asal Gresik Dilarikan ke RS An-Nur Arab Saudi
Stimulus yang disalurkan berupa paket sembako lengkap yang difungsikan untuk menjaga ketahanan pangan dan memenuhi kebutuhan dasar keluarga pasca-musibah.
“Salah satu penerima manfaat teranyar adalah keluarga korban musibah yang berlokasi di Jalan Kapten Dulasim Kramatandap, Kelurahan Gapurosukolilo, Kecamatan Gresik. Pihak keluarga langsung kami topang dengan penyaluran paket sembako,” jelasnya merinci.
Program bansos respon kasus ini menjadi bukti konkret hadirnya jajaran birokrasi dan pemerintah daerah tepat di tengah-tengah masyarakat yang sedang menghadapi fase-fase sulit. Selain fokus untuk meringankan beban ekonomi jangka pendek bagi keluarga terdampak, bantuan ini juga disisipkan sebagai bentuk dukungan moril agar para korban memiliki psikologis yang kuat untuk segera bangkit.
Baca Juga: Gelar Apel Pagi, Rutan Gresik Tekankan Pelayanan Prima dan Disiplin Pegawai
Pemkab Gresik menegaskan akan terus menjaga ritme pelayanan dan melakukan mitigasi serta respon cepat terhadap berbagai dinamika kasus sosial di lapangan. Dengan demikian, warga yang berada di titik nadir akibat bencana bisa langsung memperoleh pendampingan serta proteksi yang memadai.
"Harapan besar kami, bantuan stimulan ini tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan fisik mendasar masyarakat yang terdampak musibah, tetapi juga mampu memantik sekaligus meningkatkan rasa kepedulian dan solidaritas sosial yang kuat di lingkungan masyarakat sekitar," pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah