RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) bergerak cepat melakukan penjangkauan di Pondok Pesantren Al-Amin, Kamis (7/5).
Langkah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam memastikan kondisi psikologis anak-anak di lingkungan pondok tetap terpantau dengan baik.
Tim penjangkauan yang terdiri dari Plt. Kepala Bidang PPA-PUHA, Kepala UPT PPA, serta staf pendamping diterjunkan langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen awal. Berdasarkan hasil tinjauan, petugas mengidentifikasi adanya kebutuhan khusus bagi sejumlah santri.
Baca Juga: Nekat Akhiri Hidup, Pelajar Asal Surabaya Ditemukan Meninggal di Belakang Pondok Gresik
Hasil asesmen menunjukkan terdapat empat anak yang mengalami dampak emosional dan memerlukan perhatian serta pendampingan lanjutan. Meski secara umum anak-anak masih dapat menjalankan aktivitas sehari-hari, dukungan psikologis dinilai sangat krusial agar kondisi emosional mereka tetap stabil.
Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, Titik Ernawati, menyampaikan bahwa peristiwa ini harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk lebih peka terhadap kesehatan mental anak.
“Setiap anak memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan perasaan dan emosinya. Peran orang tua, guru, pengasuh, maupun lingkungan sekitar sangat penting untuk hadir, mendengarkan, dan memberikan dukungan nyata kepada mereka,” ujar Titik, Jumat (8/5).
Baca Juga: Menuju Sekolah Rakyat Terintegrasi, Dinsos Gresik Tegaskan Rekrutmen Pengajar Jadi Kewenangan Pusat
Ia menegaskan bahwa menciptakan lingkungan yang aman, hangat, dan suportif adalah kunci utama bagi tumbuh kembang mental maupun emosional anak secara optimal.
Sebagai langkah konkret, Dinas KBPPPA bersama Puspaga Dewi Sekardadu dan UPT PPA melaksanakan layanan konseling serta terapi psikologis pada Jumat (8/5). Kegiatan ini melibatkan psikolog pendamping khusus untuk menangani anak-anak yang terdampak.
Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan dan layanan terbaik bagi anak-anak di seluruh wilayah Gresik.
Hal ini dilakukan guna memastikan terpenuhinya hak anak atas rasa aman serta dukungan psikososial yang memadai di lingkungan pendidikan maupun tempat tinggal. (han)
Editor : Hany Akasah