Kebomas – Duka mendalam menyelimuti prosesi pemakaman Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim. Ratusan pelayat mengantarkan kepergian politisi Partai Golkar tersebut ke tempat peristirahatan terakhirnya, Jumat (3/4) malam.
Hadir dalam prosesi tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan mantan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. Keduanya tampak berjalan di tengah iring-iringan pelayat.
Dalam sambutannya, Bupati Yani mengenang almarhum sebagai sosok politisi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Ia menyebut Nurhamim sebagai figur yang tidak hanya aktif di parlemen, tetapi juga kerap turun langsung membantu warga.
“Beliau sosok yang peduli, selalu hadir untuk masyarakat Gresik,” ujar Bupati Yani.
Ia pun mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta segala pengabdian yang telah diberikan menjadi amal jariyah.
Sementara itu, mantan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto tak kuasa menahan haru. Dalam benaknya, Sambari menyebut Ahmad Nurhamim bukan sekadar kolega politik, melainkan sahabat sekaligus teman perjuangan selama lebih dari tiga dekade.
“Kami bersama kurang lebih 31 tahun. Beliau bukan hanya rekan, tapi sahabat seperjuangan,” ungkap Sambari dengan mata berkaca-kaca.
Suasana haru semakin terasa saat ribuan pelayat turut mengiringi pemakaman. Selain jajaran DPRD Gresik, tampak hadir pula sejumlah politisi Partai Golkar dari tingkat DPR RI hingga DPRD Jawa Timur.
Kepergian Ahmad Nur Hamim menjadi kehilangan besar bagi dunia politik Gresik. Sosoknya dikenang sebagai politisi yang tenang, berpikir tajam dan konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Editor : Cak Fir