Nama Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir, muncul sebagai calon kuat yang diusulkan untuk menahkodai partai berlambang bola dunia tersebut.
Dukungan ini mencuat setelah para Ketua Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) bersama unsur parlemen melakukan konsolidasi strategis. Mereka sepakat bahwa sosok Syahrul Munir adalah figur yang tepat untuk memimpin PKB Gresik periode 2026-2031.
Baca Juga: Ditemukan di Lahan Kosong, Jasad Bayi Laki-laki di Driyorejo Meninggal Kurang dari 24 Jam
Ketua DPAC PKB Kecamatan Gresik, Syaikhu Busiri, mengungkapkan bahwa usulan ini tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan melalui serangkaian pertimbangan matang terhadap peta politik di Kabupaten Gresik.
“Kami mengamati perkembangan politik saat ini dan mempertimbangkan konstelasi serta dinamika di masa mendatang. PKB perlu mempersiapkan diri dalam perebutan kontrol kebijakan publik demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Syaikhu, Kamis (26/3).
Beberapa poin utama yang menjadi dasar dukungan kepada Syahrul Munir antara lain memiliki visi masa depan dengan kemampuan dalam mengawal kemajuan politik dan tata kelola pemerintahan di Gresik.
Baca Juga: Hari Pertama Masuk Kerja, Bupati dan Wabup Gresik Gelar Open House Sederhana di Rumah Dinas
Selain itu juga peningkatan kesejahteraan yang fokus pada kebijakan publik yang berdampak langsung pada masyarakat bawah dan soliditas partai untuk memperkuat posisi PKB sebagai kekuatan politik utama di tingkat daerah.
“Berdasarkan berbagai pertimbangan strategis tersebut, kami sepakat untuk mengusulkan Muhammad Syahrul Munir sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Gresik untuk periode lima tahun ke depan,” tegas Syaikhu.
Muscab PKB Gresik lusa diharapkan tidak hanya menjadi ajang suksesi kepemimpinan, tetapi juga menjadi forum konsolidasi besar untuk memperkuat soliditas internal partai.
Baca Juga: Perkuat Sinergitas Pasca-Lebaran, Forkopimda Gresik Gelar Halalbihalal di Kediaman Bupati
Dengan kepemimpinan yang baru, PKB menargetkan perumusan strategi yang lebih tajam dalam menghadapi tantangan politik yang semakin kompleks di masa depan. (jar/han)
Editor : Hany Akasah