RADAR GRESIK – Tradisi tahunan Pasar Bandeng Gresik semakin semarak dengan kehadiran tokoh nasional. Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi pusat keramaian khas akhir Ramadan tersebut pada Rabu (18/3) sore.
Kehadirannya disambut langsung oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, di tengah antusiasme warga yang memadati kawasan pasar.
Didampingi Gus Yani—sapaan akrab Bupati Gresik—serta jajaran Sekretaris Daerah dan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), Khofifah menyusuri deretan lapak pedagang yang menjajakan bandeng-bandeng unggulan.
Suasana akrab terlihat saat Khofifah berinteraksi langsung dengan para petambak dan pedagang, bahkan ia tak segan memborong beberapa ekor bandeng dengan berbagai ukuran, termasuk jenis bandeng kawak yang berukuran jumbo.
Dalam kunjungannya, Khofifah menyampaikan bahwa Pasar Bandeng Gresik bukan sekadar tempat transaksi ekonomi, melainkan destinasi budaya tahunan yang memiliki daya tarik luar biasa. Uniknya, bandeng yang dibeli sore itu memiliki misi khusus untuk dibawa ke Surabaya.
“Pasar Bandeng ini adalah destinasi tahunan dengan suasana yang sangat khas. Bandeng-bandeng besar yang kami beli hari ini akan langsung dibawa ke Grahadi untuk bahan lomba memasak. Kegiatannya dimulai pukul 00.30 WIB dini hari, dan hasilnya akan kami sajikan untuk menu sahur bersama,” ujar Khofifah di sela kunjungannya.
Baca Juga: Dampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Ziarah Makam Jelang Ramadan, Begini Kata DPD RI Lia Istifhama
Kehadiran sosok Khofifah membawa kegembiraan tersendiri bagi warga. Di sepanjang jalan, ia tampak membagikan ikan bandeng serta santunan kepada anak-anak yang berada di lokasi. Hal ini pun menuai apresiasi dari masyarakat setempat, termasuk para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Kelurahan Kemuteran.
“Kami sangat bersyukur dan gembira atas kunjungan Ibu Khofifah. Meskipun cuaca sore ini sempat mendung, kegiatan tetap berjalan lancar. Kehadiran beliau tentu menjadi penyemangat bagi para pelaku UMKM bandeng di sini,” ungkap Muhammad Ardianto, perwakilan Karang Taruna Kemuteran.
Pasar Bandeng Gresik 2026 kembali membuktikan eksistensinya sebagai warisan budaya tak benda yang mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Kunjungan ini sekaligus mempertegas posisi tradisi peninggalan Sunan Giri tersebut sebagai magnet wisata religi dan budaya yang selalu dinantikan masyarakat Jawa Timur setiap menjelang Idulfitri. (han)
Editor : Hany Akasah