GRESIK – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mulai menunjukkan wujudnya sebagai magnet baru penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Gresik.
Salah satunya di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, yang saat ini tengah mengebut proses pembangunan infrastruktur gerai koperasi.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis, (12/3) proyek yang berlokasi di desa Yosowilangun tersebut telah memasuki tahap pemasangan rangka atap. Pembangunan yang dimulai sejak 21 Januari 2026 ini menunjukkan akselerasi yang signifikan.
Baca Juga: Menjaga Warisan Lima Abad di Gresik, 3.000 Porsi Kolak Ayam Sanggring Gumeno Siap Manjakan Warga
Kepala Desa Yosowilangun, H. Abdur Rosyid, menyatakan bahwa KDMP Yosowilangun akan fokus pada seWargakebutuhan masyarakat sekitar terutama sembako. Skema bisnis yang diambil sengaja menyasar pola konsumtif masyarakat agar koperasi dapat berperan sebagai penguat ekonomi utama di tingkat desa.
"KDMP Yosowilangun siap bergerak di bidang penyediaan barang. Kami mengambil pola konsumtif masyarakat sehingga fokus pada usaha distribusi. Saat ini pengurus koperasi dari unsur warga juga sudah dibentuk," tutur H. Abdur Rosyid.
Lebih lanjut selain memperkuat ketahanan pangan desa, kehadiran koperasi ini diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja lokal.
"Jika sudah beroperasi secara maksimal, KDMP Yosowilangun diperkirakan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi sedikitnya 15 warga sekitar," terang Abdur Rosyid.
Baca Juga: Ritukan: Tradisi Patrol Sahur Warga Pesisir Utara Gresik, Penanda Syahdu Menjelang Akhir Ramadan
Pembangunan KDMP ini merupakan bagian dari program nasional Presiden Prabowo Subianto yang diimplementasikan di tingkat desa. Dalam pelaksanaannya, pihak Koramil 0817/06 Manyar juga terjun langsung melakukan pendampingan guna memastikan percepatan pembangunan.
Babinsa Desa Yosowilangun, Sertu Sudiono, menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan secara mandiri dengan pengawasan ketat agar selesai tepat waktu.
"Pembangunan ini sudah berjalan sekitar satu bulan tiga minggu dengan progres mencapai 49 persen. Meskipun target penyelesaian awal adalah tiga bulan, kami mengupayakan akselerasi agar bisa selesai lebih cepat," jelas Sertu Sudiono.
Baca Juga: Masa Paceklik Melanda, Pemkab Gresik dan SKK Migas Salurkan Bantuan Pangan untuk 4.895 Nelayan
KDMP Yosowilangun nantinya tidak hanya menjadi tempat perbelanjaan, tetapi juga pusat layanan terpadu. Fasilitas yang direncanakan meliputi enam unit gerai, fasilitas kesehatan, pergudangan, hingga toserba atau minimarket.
Dengan sinergi antara pemerintah desa dan TNI, KDMP diharapkan menjadi pilar baru dalam memperkuat struktur ekonomi desa sekaligus menjadi percontohan bagi desa-desa lain di wilayah Gresik. (iza/rir)
Editor : Hany Akasah