Dalam kesempatan itu, Tarso Sagito didampingi Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Perparkiran, M Masyur Arif mengecek persiapan dan penataan parkir kawasan wisata Heritage. Ada beberapa hal yang menjadi perhatian Tarso antara lain lokasi kantong parkir pengunjung hingga pengalihan arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung (2-4/11) mendatang.
"Kantong parkir yang kami siapkan antara lain lapangan milik Bahasuan di sebelah gereja, area parkir di dalam polsek kota, pelabuhan Gresik, serta Jalan Samanhudi," ujarnya.
Dikatakan, kantong parkir yang disiapkan bisa digunakan untuk roda dua dan empat. Nantinya apabila kantong parkir tersebut penuh, petugas Dishub akan mengarahkan ke area lain.
"Selama kegiatan peresmian Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Raden Santri ditutup total. Lalu lintas akan dialihkan ke jalan sekitar. Nanti tinggal mengikuti saja arahan dari petugas dilapangan," imbuhnya.
Baca juga :Tak Punya Lahan Tampung, Dishub Gresik Tak Bisa Terapkan Sanksi Derek
Dalam kesempatan itu, Tarso masih menemukan ada beberapa sepeda motor yang diparkir di atas trotoar seperti didepan toko listrik Suling sehingga dia meminta petugas untuk memindahkan motor ke parkir tepi jalan.
"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk parkir disisi selatan jalan Basra sesuai dengan rambu yang telah dipasang. Jika masih ada yang bandel maka kami akan berikan teguran kepada jukir yang merupakan kepanjangtanganan pemerintah dalam menertibkan parkir dilapangan," kata Tarso.
Ditempat sama, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Perparkiran, M Masyur Arif berharap masyarakat bisa mengantisipasi gelaran event wisata heritage Bandar Grisse. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan volume kendaraan. Sebab dia memprediksi sedikitnya 15.000 pengunjung akan datang ke area wisata kota tua.
Baca juga : Beri Peringatan, Dishub Gresik Kumpulkan Jukir Bandel
"Dalam waktu dekat akan kami sampaikan pola rekayasa lalin selama event peresmian bandar grisse kepada masyarakat," kata Arif. (fir/han) Editor : Hany Akasah