Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Dewan Minta Gresik Migas Cari Terobosan Bisnis Baru

Hany Akasah • Selasa, 12 April 2022 | 14:00 WIB
KEMBANGKAN BISNIS: Komisi II DPRD Gresik melakukan rapat kerja terkait LKPJ Tahun 2021 dengan PT Gresik Migas. (Dok./Radar Gresik)
KEMBANGKAN BISNIS: Komisi II DPRD Gresik melakukan rapat kerja terkait LKPJ Tahun 2021 dengan PT Gresik Migas. (Dok./Radar Gresik)
GRESIK - DPRD Kabupaten Gresik meminta PT Gresik Migas (PTGM) rajin membuat terobosan. Hal ini bertujuan agar bisnis perusahaan milik daerah itu semakin berkembang. Namun, usaha baru tersebut harus tetap berbasis pelayanan masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Gresik, M Syahrul Munir berharap pengembangan bisnis PT Gresik Migas ke depan harus memiliki nilai sosial atau kepedulian kepada masyarakat utamanya para nelayan. Hal ini mengacu dengan pertimbangan Peraturan Daerah (Perda) 1/ 2022 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan di Kabupaten Gresik.

“Salah satunya mungkin terkait pemenuhan bahan bakar yang selama ini sering menjadi permasalahan para nelayan. Dan bisnis yang rencana dikembangkan sama Gresik Migas di antaranya ada pertashop, sehingga mungkin program ini bisa disinergikan sebagai upaya menyelesaikan permasalahan nelayan,” kata Syahrul disela rapat kerja Komisi II DPRD Gresik, terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2021 di gedung DPRD Gresik.

Hal senada disampaikan, Ketua Komisi II Asroin Widyana. Dia menekankan agar direksi baru PTGM bisa lebih mengoptimalkan pengembangan rencana bisnis dari PTGM.



“Tadi disampaikan ada 9 rencana pengembangan bisnis yang dilakukan Gresik Migas ke depan. Sehingga nanti akan ada pembahasan lebih lanjut terkait rencana pengembangan bisnis itu, kira-kira sudah sejauh mana progresnya? Dan mana saja (rencana bisnis) yang sudah dilakukan,” urainya.

Dia berharap, nantinya PT Gresik Migas bisa memberikan penjelasan secara rinci terkait setiap rencana pengembangan bisnisnya. Sehingga gambaran dari perencanaan itu bisa terlihat dengan jelas.

Menanggapi hal itu, Direktur Umum SDM PT Gresik Migas, Syaiku mengaku sudah mempunyai program yang rencananya akan disinergikan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Kami memiliki rencana (bisnis) yang mengarah ke ritel, termasuk pengembangan dengan menggandeng BUMDes,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut 9 poin pengembangan rencana bisnis PT Gresik Migas diantaranya, membentuk PT Gresik Migas Properti, melakukan Joint Venture Company (JVC) PT Gresik Isar Migas, mengakuisisi SPDN Desa Campurejo, memgembangkan operasi dan pemeliharaan (OM) Jaringan Gas (Jargas) di Kabupaten Gresik serta melakukan Investasi Pembangunan pipa dari Maspion ke JIIPE.

"Kami juga berencana mendirikan 3 Titik Pertashop di wilayah Gresik, membuka usaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), berinvestasi Kompressor Gas CNG Lengowangi dan Kerjasama Operasi (KSO) Pemenuhan Gas Nitrogen dan Oksigen di wilayah Kabupaten Gresik," pungkasnya. (fir/rof)

  Editor : Hany Akasah
#potensi bisnis #bahan bakar #GRESIK MIGAS #DPRD GRESIK