RADAR GRESIK - Tiga pemuda di Gresik, masing-masing berinisial GPAW (29), warga Desa Peranti, Menganti; MHAF (19), warga Desa Katimoho, Kedamean; dan ADDP (18), warga Desa Bringkang, Menganti, harus dilarikan ke rumah sakit setelah diduga menjadi korban tawuran antar kelompok pesilat.
Peristiwa berdarah ini terjadi di Jalan Raya Kedamean, Kecamatan Kedamean, Gresik, pada Minggu (19/10) dini hari.
Ketiga korban mengalami luka-luka serius akibat sabetan benda tajam dan kini sedang menjalani perawatan medis.
Informasi yang dihimpun, awal mula kejadian kasus tawuran ini terjadi sekitar pukul 01.40 WIB dini hari. Anggota Polsek Kedamean segera mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi tawuran di sekitar jalan raya Kedamean.
Mendapat laporan tersebut, petugas gabungan dari Polsek Kedamean bersama Resmob Polres Gresik langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan dan penyisiran di lokasi.
Dalam waktu singkat, petugas gabungan berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut. Mereka adalah HDS (19), warga Tubanan Makmur; FDH (20), warga Desa Bengkalo Lor, Benjeng; MAS (18), warga Balongpanggang; dan MYD (18), warga Balongpanggang.
Selain mengamankan terduga pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa 7 unit sepeda motor dan 1 buah senjata tajam jenis celurit.
Setelah mengamankan para terduga pelaku, anggota Polsek Kedamean membawa tiga korban ke rumah sakit terdekat untuk menjalani visum dan mendapatkan perawatan medis.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kedamean Iptu Ekwan Hudin membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya bersama Resmob Polres Gresik telah mengamankan sejumlah terduga pelaku kasus tawuran dan pengeroyokan.
"Benar ada kejadian kasus pengeroyokan. Pihak kami bersama Resmob Polres Gresik sudah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah terduga pelaku, sedangkan untuk korban sudah kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," ujar Iptu Ekwan, Minggu (19/10).
Ditambahkan Iptu Ekwan, para terduga pelaku saat ini telah diamankan di Satreskrim Polres Gresik untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Untuk penyelidikan ditangani pihak Satreskrim Polres Gresik dan masih dilakukan pengembangan lebih lanjut," pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah