Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Maling HP di Acara Hajatan Gempolkurung Gresik Diamuk Warga, Pemuda Asal Surabaya Kritis

Yudhi Dwi Anggoro • Rabu, 16 April 2025 | 03:40 WIB
DIRAWAT : Pelaku Farhan saat mendapatkan perawatan medis usai dihajar warga di RS Eka Husada, Kecamatan Menganti,  Gresik.
DIRAWAT : Pelaku Farhan saat mendapatkan perawatan medis usai dihajar warga di RS Eka Husada, Kecamatan Menganti, Gresik.

RADAR GRESIK - Seorang pemuda bernama Farhan (21), warga Sidotopo Jaya Gang 4, Kota Surabaya, babak belur usai dihajar warga di Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Ia diduga tertangkap basah mencuri HP milik salah satu tamu hajatan, Minggu malam (13/4).

Peristiwa ini terjadi saat korban, Anggito Sanjaya (24), warga setempat, menghadiri acara hajatan temannya di desa tersebut. Menurut keterangan Kapolsek Menganti, AKP Moch. Dawud, korban datang ke lokasi sekitar pukul 22.30 WIB dan duduk di antara tamu undangan lainnya.

Anggito sempat meninggalkan tempat duduknya. Saat kembali, ia menyadari bahwa HP yang sebelumnya disimpan di saku telah hilang. Salah satu saksi menyatakan bahwa HP tersebut sempat ditemukan dan diletakkan di atas meja tempat korban duduk.

Namun saat dicek, HP itu sudah tidak ada di sana. “Salah satu teman korban kemudian mencoba menelepon nomor HP yang hilang. Nada dering terdengar dari dalam sebuah tas milik tamu lain,” ungkap AKP Dawud, Selasa (15/4).

Setelah tas tersebut diperiksa, benar saja hp milik korban ditemukan di dalam tas yang dibawa pelaku.

Temuan itu langsung memancing kemarahan warga. Pelaku diteriaki maling dan seketika menjadi sasaran amuk massa yang geram.

“Pelaku dihajar hingga tak berdaya. Beruntung, Kepala Dusun setempat yang mengetahui kejadian segera menghubungi kami,” tambah Kapolsek.

Pihak Polsek Menganti langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menerima pelaku dari Kepala Dusun. Karena mengalami luka cukup parah akibat dipukuli, pelaku dibawa ke RS Eka Husada, Kecamatan Menganti, untuk mendapat perawatan dan visum.

Saat ini, kondisi pelaku dikabarkan mulai membaik. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan, termasuk dengan memeriksa saksi-saksi dan korban.

“Korban belum membuat laporan resmi. Kami masih menunggu proses selanjutnya,” pungkas AKP Dawud. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#Sidotopo #Warga #menganti #surabaya #gresik #HP #korban