Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Hangatkan Makanan Sahur, Warung Nasi Bandar Grissee Jadi Arang

Muhammad Firman Syah • Sabtu, 1 Maret 2025 | 05:56 WIB
Kelam : Petugas Pemadam Kebakaran Pemkab Gresik berjibaku memadamkan api yang melahap warung nasi Jalan Basuki Rahmat.
Kelam : Petugas Pemadam Kebakaran Pemkab Gresik berjibaku memadamkan api yang melahap warung nasi Jalan Basuki Rahmat.

Kota – Malam yang seharusnya penuh berkah di awal Ramadan berubah menjadi tragedi bagi Ifa 56, seorang pedagang nasi yang kehilangan warungnya dalam sekejap akibat kobaran api. Peristiwa ini terjadi di Jalan Basuki Rahmat pada Jumat malam pukul 20.00 WIB, saat sebagian besar warga tengah menunaikan salat tarawih perdana.

Api bermula dari kebocoran selang LPG 3 kg yang digunakan Ifa untuk menghangatkan nasi bagi pelanggan sahur. Tanpa peringatan, gas yang bocor menyemburkan api ke atas. Panik, Ifa segera berlari keluar sambil berteriak meminta pertolongan. Namun, warung kayunya tak memberi kesempatan si jago merah langsung melahap seluruh isi warung dalam hitungan menit.

Kondisi sekitar yang sepi membuat api leluasa merambat ke bangunan sebelah, sebuah toko kelontong milik Una 51. Lantai dua toko, tempat menyimpan berbagai perabotan dagangannya, turut dilalap api hingga tak tersisa.

"Saya baru tahu setelah mendengar teriakan Bu Ifa. Pas keluar, api sudah besar. Saya cuma bisa menyelamatkan diri," ujar Una dengan mata berkaca-kaca.

Dua unit pemadam kebakaran tiba di lokasi setelah mendapat laporan warga. Petugas berjibaku menjinakkan api yang mengancam bangunan sekitar. Butuh waktu sekitar satu jam hingga api benar-benar padam. Sayangnya, saat itu, warung Ifa dan toko Una sudah tinggal puing.

Sementara itu, dua bangunan yang terbakar ternyata merupakan aset Pemerintah Kabupaten Gresik yang disewakan kepada masyarakat. Kini, Ifa dan Una hanya bisa berharap ada bantuan dari pemerintah untuk meringankan beban mereka.

"Semua habis. Saya cuma bisa pasrah dan berharap ada perhatian dari pemerintah," lirih Ifa, sambil memandangi sisa-sisa warungnya yang kini hanya tumpukan arang hitam.

Editor : Cak Fir
#Damkar #kebakaran #warung nasi #Bandar Grisse