Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Tragedi Berdarah di Bunder Gresik, Dua Polisi Cepek Carok, Akibatkan Kemacetan Berujung Kecelakaan

Yudhi Dwi Anggoro • Rabu, 30 Oktober 2024 | 20:31 WIB
KECELAKAAN: Dampak kemacetan panjang karena ada aksi perkelahian membuat salah satu pengendara terluka
KECELAKAAN: Dampak kemacetan panjang karena ada aksi perkelahian membuat salah satu pengendara terluka

RADAR GRESIK-Dua orang yang bekerja sebagai polisi cepek terlibat bentrok di Jalan Raya Dr. Wahidin Hudiroshusodo, Kecamatan Kebomas, dekat gapura masuk Gresik, Rabu (30/10). Salah satu terduga pelaku carok Imron Rosidi ,51, warga Tambak Wedi, Surabaya.

Terduga pelaku carok satunya bernama Rahman, 48, asal Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan Tlogo Pojok, Kecamatan Gresik, mengalami luka di bagian tangan dan masih menjalani perawatan medis di RSUD Ibnusina, Gresik.

Perkelahian yang menggunakan clurit dan besi cor ini mengakibatkan salah satu pelaku, Rahman, mengalami luka-luka.

 Baca Juga: Heboh, Kronologi Polisi Cepek Saling Bacok Rebutan Rezeki di Gresik, Salah Satu Berlumuran Darah

Bukan hanya terjadi tragedi berdarah, perkelahian itu menyebabkan jalan di kawasan Bunder Macet Parah. Aksi perkelahian menyebabkan kemacetan hingga berujung kecelakaan.

Perkelahian bermula dari ancaman yang dilontarkan Rahman, anak buah Imron, agar berhenti bekerja sebagai polisi cepek di kawasan Waduk Bunder. "Kemarin, Selasa (29/10), Rahman mengusir saya dan mengancam akan membunuh jika saya tidak pergi," ujar Imron saat ditemui Radar Gresik di Polsek Kebomas.

Merasa terancam, Imron menyiapkan clurit untuk berjaga-jaga. Saat bertemu, keduanya terlibat perkelahian yang berujung pada luka-luka pada tangan kanan Rahman.

Akibat luka yang dideritanya, Rahman dilarikan ke RSUD Ibnu Sina untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, Imron yang berhasil melumpuhkan lawannya langsung diamankan oleh pihak kepolisian.

Kanit Reskrim Polsek Kebomas, Ipda Arif Dwi Kurnia, membenarkan adanya kejadian tersebut. "Kami telah mengamankan satu orang pelaku dan barang bukti berupa clurit milik Imron dan besi cor milik Rahman," ujarnya.

Sementara itu, di waktu bersamaan terjadi kemacetan yang berujung kecelakaan. Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Achmad Andri Aswoko mengatakan bahwa seorang wanita pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan karena imbas kemacetan.

Hal itu aksi pertengkaran itu menyebabkan jalanan macet sehingga perempuan kesenggol kendaraan lainnya.  Akibat kecelakaan karena terlalu macet," ujarnya.

Sekedar diketahui, sebuah video yang memperlihatkan dua orang terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam atau carok viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di dekat gapura selamat datang Kabupaten Gresik dan sempat menyebabkan kemacetan di Jalan Raya Bunder, Kecamatan Kebomas.

Editor : Hany Akasah
#Polisi Cepek #kecelakaan #kemacetan #carok #Polsek #gresik #Lahan #BUNDER #bacok