Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Usai Bikin Laporan Perampokan Palsu, Perempuan PPS Gresik yang Disapa Pesek Mokong Hilang Bak Ditelan Bumi

Hany Akasah • Rabu, 24 April 2024 | 20:21 WIB
MENGGODA: Profil Azizatus Sholihah atau yang akrab disapa Pesek Mokong
MENGGODA: Profil Azizatus Sholihah atau yang akrab disapa Pesek Mokong

RADAR GRESIK-Sosok Azizatus Sholihah sempat bikin gempar warga di Kabupaten Gresik. Pasalnya, perempuan yang akrab disapa Pesek Mokong gitu membuat laporan perampokan dan penganiayaan oleh dua orang yang tidak dikenal.

Selang beberapa hari, ternyata perempuan asal Tuban yang tinggal di Perumahan Permata Suci (PPS) menyatakan jika laporannya palsu.

Ditelisik dari media sosial (medsos) dan warga yang kenal dengan Azizatus Sholihah sudah banyak yang tahu. Azizatus menyebut namanya dengan Pessek Mokongg. Pesek Mokong diduga tinggal di PPS bersama suami.  

Di media sosialnya, Pesek Mokongg seringkali memakai baju seksi. Tangannya juga ada tatto.

Kasatreskrim Polres GRESIK AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, dalam waktu dekat, pihaknya bakal menggelar perkara atas kasus tersebut. Sembari menunggu, penyidik mewajibkan ia untuk wajib lapor.

"Kami akan menunggu perkembangannya. Yang pasti pelapor sudah mengklarifikasi dan meminta maaf atas perbuatannya," kata Aldhino.

Alumnus AKPOL 2015 itu menyebut, ada pihak yang dirugikan akibat aktifitas pelapor. Lantaran berkaitan dengan hubungan bisnis yang dijalani.

Misalnya transaksi jual beli barang, sewa menyewa kendaraan, hingga hubungan bisnis lain. Diduga yakni persoalan investasi bodong yang akhirnya berujung pada utang piutang.

"Dari pulbaket yang kami lakukan, memang ada beberapa pihak yang mengaku dirugikan. Namun enggan membuat laporan kepolisian dengan pertimbangan masalah sudah diselesaikan," tegas dia.

Untuk itu, Aldhino meminta ke masyarakat yang merasa dirugikan, untuk melaporkan ke pihak berwajib. Setidaknya, hal itu akan membantu proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Terpisah, tetangga pelapor, Widodo mengatakan, tidak ada aktivitas di rumah pelapor yang berada di Jalan Taman Rubi Pondok Permata Suci (PPS) Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu. Bak hilang ditelan bumi. 

“Mungkin pulang ke Tuban. Tidak ada aktivitas di rumahnya,” kata Widodo.

Sekedar diketahui, Azizatus Sholihah melaporkan dugaan perampokan dan penganiayaan ke Polres Gresik. Azizatus mengaku sudah dirampok dan dianiaya oleh dua orang yang menggunakan masker. Saat melakukan perampokan, dua pelaku memanggil nama Sek Pesek. 

Jajaran Unit Resmob Polres Gresik menelusuri keberadaan handphone dan perhiasan.  Sebelum akhirnya menemukan keberadaan yang bersangkutan. Handphone AS digadaikan dengan nilai Rp 7,5 juta, sementara perhiasannya Rp 9,5 juta.

Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata perhiasan maupun handphone Pesek Mokongg sudah digadaikan di pegadaian. 

Uang hasil menggadaikan HP dan perhiasan tersebut diberikan kepada orang yang memiliki masalah pribadi. Diduga persoalan investasi bodong yang menjerat Pesek Mokongg. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#perampokan #gresik #pesek #PEREMPUAN #polres #Azizatus Sholihah