Saat ini, korban kebakaran dengan inisial RK (18 tahun) masih dirawat intensif di RSUD dr Soetomo Surabaya. Pasalnya, luka bakar korban RK mencapai 89,5 persen.
RK saat ini tidak sadarkan diri dan masih bergantung pada alat bantu nafas ventilator di ruang observasi RSUD Dr Soetomo.
Dokter RSUD dr Soetomo Surabaya dr. Hastika Saraswati mengatakan, kondisi korban sangat serius karena luka bakarnya luas dan dalam akibat terjebak dalam api cukup lama.
“Meski sudah menjalani satu kali operasi pembersihan luka, kondisi RK tetap kritis dengan fungsi paru yang menurun dan tanda-tanda infeksi,” kata dr Hastika.
Dokter dan tim perawat terus memberikan terapi dan obat-obatan untuk meningkatkan tensi. Sayangkan, korban Papa Cookies Bakery RK ledakan belum mampu merespon dengan baik.
“Korban membutuhkan beberapa kali operasi pembersihan luka dan prosedur cangkok kulit yang berkali-kali,” tegasnya.
Sekedar diketahui, ledakan kebakaran oven rumah produksi Papa Cookies Bakery terjadi pada Minggu, 14 April 2024, dan diduga disebabkan oleh kebocoran tabung elpiji sehingga oven meledak.
Tujuh korban Papa Cookies Bakery lainnya menjalani perawatan di RS Petrokimia Gresik dan RS Muhammadiyah Gresik.
Dalam insiden tragis ini, RK merupakan salah satu korban yang mengalami dampak paling parah saat ledakan oven di dapur Papa Cookies Bakery Gresik.
Para petugas pemadam kebakaran dan tim medis elah berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan korban dan memberikan perawatan yang diperlukan.
Keluarga RK, yang merupakan warga sekitar tempat kejadian, sangat terpukul dengan kejadian ini. Mereka berharap agar RK segera pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti sediakala. Sejumlah tetangga dan relawan juga telah memberikan dukungan moral dan bantuan kepada keluarga korban dalam menghadapi situasi yang sulit ini.
Baca Juga: Bahas LKPj Bupati, Komisi III DPRD Gresik Soroti Utang Proyek 2023, Minta Tidak Diulangi Tahun ini
Pihak Polres Gresik masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus ledakan Ppaa Cookies Bakery Gresik tersebut.
Dalam hal ini, peran serta masyarakat dalam melaporkan dan mengatasi potensi bahaya di lingkungan sekitar juga sangat penting untuk mengurangi risiko kejadian yang tidak diinginkan. (han)
Editor : Hany Akasah