Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Polres Periksa 10 Saksi Buntut Dugaan Perampokan dan Pembunuhan Tragis di Gresik

Yudhi Dwi Anggoro • Selasa, 19 Maret 2024 | 05:14 WIB

 

Foto semasa hidup korban Wardatun Toyibah (kanan) semasa hidup.
Foto semasa hidup korban Wardatun Toyibah (kanan) semasa hidup.

RADAR GRESIK- Jajaran Satreskrim Polres Gresik melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku perampokan sekaligus pembunuhan tragis kepada, Wardatun Toyibah,28, warga Desa Ima’an, Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik. Kini penyelidik masih melakukan  pemeriksaan saksi - saksi termasuk memeriksa saksi kunci yaitu anak korban yang masih berusia 2,5 tahun.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi.

" Ada 10 orang saksi yang terdiri dari keluarga korban, tetangga, hingga suami dan anak korban dan saksi kunci berada pada suami dan anak korban,” ujarnya, Senin (18/3).

 Baca Juga: Dukung Produktivitas Nasabah Saat Ramadan, PNM Mekaar Cabang Lamongan Gelar Event Cici Rosa

Pihaknya kini masih melakukan penyelidikan. Salah satunya menunggu keterangan dari putri korban yang saat ini masih dalam proses pemulihan. “Putrinya berada di kediaman neneknya, sudah dalam pengawasan oleh tim penyidik unit PPA Satreskrim Polres Gresik,” jelas Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan.

Sementara itu, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik Ipda Hepi Muslih Riza mengungkapkan, anak korban pembunuhan menjadi saksi mahkota. Meski masih di bawah umur, keterangan bocah perempuan itu sangat membantu mengungkapkan fakta sebenarnya.

“Anak tersebut mengetahui langsung peristiwa tersebut. Sebelum peristiwa terjadi, korban tidur bersama putrinya. Sedangkan suami korban tidur terpisah di ruang tamu,” ungkap Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik Ipda Hepi Muslih Riza.

Namun, lanjut Hepi, keterangan anak korban perlu didukung dengan alat bukti lain. Serta dipadukan dengan data scientific yang telah dihimpun oleh tim penyidik.

“Penanganannya tentu berbeda, mengingat kondisi psikologis saksi yang masih balita. Sehingga kami menerjunkan tim penyidik Polwan dalam kasus tersebut. Saat ini pihak penyedik terus melakukan pencarian informasi dan melakukan pendampingan terhadap anak korban,” pungkas Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik Ipda Hepi Muslih Riza.

 Baca Juga: Misteri Dugaan Perampokan dan Pembunuhan di Gresik, Keluarga Mandikan Korban Layaknya Kematian Biasa

Sebelumnya diberitakan telah terjadi aksi perampokan dengan menghabisi nyawa korbannya terjadi di rumah Agen BRI Link Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik pada Sabtu (16/3) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Korban yang meninggal dunia diketahui bernama Wardatun Toyyibah ,28, istri dari Mahfud ,42, warga Desa Ima'an RT 02 RW 01, Kecamatan Dukun. Pasangan suami istri yang dikaruniai satu anak ini bekerja sebagai Agen BRI Link dan pemilik konter di rumah mereka.(yud/han)

Editor : Hany Akasah
#perampokan #gresik #pembunuhan #Dukun #Tragis #KBPPPA #polres