RADAR GRESIK- Asap mengepul disertai kobaran api terlihat di kawasan Pelabuhan Gresik, khususnya Pelindo Gresik Senin (09/01) pukul 20.00 malam. Setelah didekati rupanya kobaran api berasal dari gudang penyimpanan aspal milik PT Multi Trading Pratama yang merupakan tenan dari Pelindo Gresik.
Informasi di lapangan menyebutkan, kebakaran gudang perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan dan distribusi produk hasil olahan minyak bumi, khususnya aspal dan Bahan Bakar Minyak (BBM) industri tersebut awalnya diketahui oleh salah seorang pegawai di area smelter dalam gudang, pada saat pergantian shift.
"Kejadiannya Senin (8/1) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Karyawan sempat melakukan pemadaman awal menggunakan Apar (alat pemadam api) dan memutus aliran listrik, guna meminimalisir dampak,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Gresik Suyono, Selasa (9/1).
Kobaran api sempat membuat warga di sekitar komplek Pelindo panik. Beruntung, berkat kesigapan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Syahbandar Gresik yang menghubungi Damkar Gresik sehingga api bisa dipadamkan dengan cepat.
"Kami menerjunkan enam petugas dengan dukungan satu unit mobil pemadam kebakaran dan dua kendaraan suplai air lantas diterjunkan menuju lokasi, dibantu unit pemadam kebakaran dari perusahaan sekitar," imbuhnya.
Suyono menambahkan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden kebakaran tersebut. Namun akibat hal ini perusahaan mengalami kerugian hingga Rp 50 juta.
"Untuk penyebab awal kebakaran sampai saat ini masih belum diketahui," pungkasnya.
Sementara itu, Perwakilan Perusahaan Achmad Zainudin menyampaikan rasa terimakasihnya kepada petugas KPLP, Polsek dan Damkar Gresik yang telah dengan sigap menangani kejadian kebakaran.
"Dalam kurun waktu satu jam api sudah bisa dijinakkan. Kami pun akan mencari darimana munculnya api ini," kata Zainudin. (fir/han)
Editor : Hany Akasah