RADAR GRESIK– Polres Gresik akhirnya mengamankan pelaku pembegalan kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus menggertak korbannya dengan menuduh melakukan penganiyaan. Saat korban ketakutan, pelaku langsung merampas motor dan membawanya kabur.
Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, pihaknya sudah menangkap satu pelaku dari tiga pelaku yang membegal pelajar asal Mojokerto bernisial EN ,15.
"Anggota kami sudah mengamankan satu pelaku saat melakukan patroli. Pelaku lainnya masih pengejaran," kata Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Aldhino Prima Wirdha
Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan kepada para saksi dan pelaku perampasan sepeda motor Honda Vario nopol S 3138 TY.
Sekedad diketaui, kronologis kejadian terjadi saat korban berboncengan dengan seorang temannya mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol S 3138 TY dari Mojokerto menuju Gresik, pada Minggu (12/11).
Seampainya di lokasi kejadian, tepatnya di sekitar pasar Balongpanggang, Gresik, kawanan begal menghentikan laju motor korban. Dengan nada tinggi, kawanan begal menuduh korban melakukan penganiayaan terhadap keluarganya.
"Saat korban bingung dan ketakutan, kawanan begal langsung merampas motor korban," Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Aldhino Prima Wirdha.
Aksi para pelaku tidak berhenti sampai di situ. Pelaku kembali menggertak korban dan berdalih mengajaknya ke kantor Polisi. Namun, korban bersama temannya berinisial AD diturunkan di desa Ploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.
"Pelaku menurunkan korban di tengah jalan dan langsung kabur," Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Aldhino Prima Wirdha.
Sebelum kabur, pelaku memaksa korban menyerahkan tiga unit telepon genggam milik korban. Akibatnya, korban harus menderita kerugian mencapai Rp 28 juta.
Korban akhirnya berteriak minta tolong, hingga mengundang perhatian warga sekitar.
Sejumlah warga kemudian membawa korban untuk melaporkan peristiwa yang menimpanya ke Mapolsek Balongpangang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan selalu berhati-hati, terutama kepada orang yang tidak dia kenal. Karena penjahat selalu memanfaatkan kelengahan korbannya," Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Aldhino Prima Wirdha. (yud/han)
Editor : Hany Akasah