GRESIK--Dua sejoli pelaku pembuang bayi kandung di depan Pondok Pesantren (Ponpes) Menganti mengikuti acara doa bersama saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, di dalam sel tahan Polres Gresik. Kedua suami istri bernama Belva Pandega Nusantara ,24, warga Menganti dan Ulviyanti ,22, mahasiswi asal Bangkalan terlihat khusuk.
Kegiatan itu berlangsung di ruang tahanan dipimpin oleh Kasat Tahti Iptu Sholeh bersama PJU dan anggota Tahti serta seluruh tahanan Rutan Polres Gresik.
Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan melalui moment peringatan tersebut merupakan salah satu cara pendekatan kepolisian dengan para tahanan.
" Pihak kami juga memberikan motivasi agar nantinya saat kembali ke masyarakat tetap berguna dan tidak kembali lagi bermasalah dengan tindak pidana, " ujarnya, Kamis (12/10).
Pihaknya juga mengajak dan mengingatkan kembali kepada para tahanan untuk senantiasa meneladani akhlak-akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.
“Tidak ada kata terlambat untuk merubah diri kita menjadi baik," jelasnya.
Kapolres AKBP Aditya menambahkan dan berharap lewat momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini, para warga binaan Rutan Polres Gresik seluruhnya dapat membuka hati dan pikiran sehingga dapat menjadi lebih baik.(yud/han)
Editor : Hany Akasah