Informasi di lapangan menyebutkan, kapal yang diawaki 16 orang Anak Buah Kapal (ABK) itu oleng diduga setelah lambung kiri pecah akibat berbenturan dengan kapal lain yang tengah bersandar akibat diterjang arus laut yang deras. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polairud Gresik. Petugas lalu mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelamatan dan evakuasi korban.
Beruntung, sebelum kapal tenggelam, sebanyak ABK dan nakoda kapal berhasil diselamatkan. Semua ABK dan nakoda telah dievakuasi ke darat oleh Polairud Gresik, Kapal Patroli AL, KPLP, dan Shahbandar menggunakan TB. Pandu Jaya Perkasa menuju Pelabuhan Gresik. Saat ini semua ABK dan nakoda kapal berada di Mako Polairud Gresik. Ke-16 ABK dan nakoda itu adalah, Zamroni (nahkoda), David (mualim I), Taufan (mualim II), Rustam (bosun), Adi, Eko Warjuki, Akbar, Imam, Anto, Rey, Bangbang, Ismail, Suyatno, Agung, Ilyas, dan Subagio.
Sekretaris Perusahaan (Sesper) PT Petrokimia Gresik (PG) Yusuf Wibisono membenarkan KM Cantika Persada yang tenggelam memuat pupuk bersubsidi. Dia mengungkapkan, pupuk 1.600 ton itu, lanjut Yusuf, akan dikirim ke Pontianak memenuhi kebutuhan petani.
“Dari 1.600 ton pupuk subsidi tersebut rinciannya, jenis SP-36 sebanyak 1.000 ton, dan ZA 600 ton. "Kapal KM Cantika Persada muat pupuk subsidi SP-36 1.000 ton, dan ZA 600 ton," jelasnya.
Saat ini, pihaknya sedang mengevaluasi apakah pupuk rusak atau tidak. Yang terpenting bagi Petrokimia Gresik yang mendapatkan tugas pemerintah dalam penyediaan pupuk bersubsidi adalah dapat menyalurkan pupuk sesuai dengan alokasi di masing-masing wilayah.
Sementara Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar membenarkan kejadian tenggelamnya KM Cantika Persada yang memuat 1.600 ton pupuk tersebut. “Saat kapal berlabuh, tiba-tiba kapal larut akibat kencangnya arus laut dari selatan ke utara. Body kapal membentur haluan kapal lain yang berlabuh sehingga mengakibatkan lambung kiri kapal mengalami robek dan bocor,” jelasnya. Akibatnya, air laut masuk dan kapal mengalami kemiringan 40 derajat. Sebelum kapal tenggelam, semua nakoda dan ABK kapal dievakuasi oleh TB. Pandu Jaya Perkasa yang berlabuh di dekat kapal tersebut.
"Polairud Gresik, Patroli AL, KPLP, serta Syahbandar Gresik, semua ABK dan nakoda kapal sebanyak 16 orang dievakuasi ke darat menuju Pelabuhan Gresik dalam keadaan selamat," tandasnya. (Fir) Editor : Hany Akasah