Kapolsek Kedamean AKP mengungkapkan, kejadian bermula Sabtu (24/10) sekitar pukul 20.00 WIB, korban Moch Wawan,22, warga Desa Sidoharjo RT 1/RW 4 Kecamatan Kedamean menonton kuda lumping bersama rekannya. Saat itu korban membawa hp Merk Samsung A10 yang diletakkan pada saku celana sebelah kiri.
"Tidak lama kemudian terjadi insiden tawuran. Lalu korban tersadar hp miliknya sudah tidak ada di saku celana," ujar Kapolsek Kedamean, Senin (26/10).
Wawan pun menemui saudaranya untuk meminta bantuan menghubungi HPnya. Ternyata bisa dihubungi namun tidak diangkat. Saat bersamaan, dua orang saksi melihat tersangka bersama satu orang masih dalam pencarian keluar dari kerumunan dengan gerak-gerik yang mencurigakan.
Saksi kemudian membuntuti tersangka hingga di waduk Lingsir. Di sana, tersangka bersama rekannya diberhentikan secara paksa dan digeledah. Benar saja, hp korban berada di tangan tersangka. "Tersangka Wawan berhasil diamankan. Sedangkan temannya berhasil melarikan diri mengendarai sepeda motor Mio Soul warna abu-abu," imbuh perwira dengan tiga balok tersebut. Warga yang geram atas ulah tersangka melampiaskannya dengan memberikan hadiah bogem mentah. Wawan babak belur akhirnya diserahkan ke aparat kepolisian. "Tersangka sudah diamankan bersama barang bukti ke Polsek Kedamean," pungkasnya.(yud/han) Editor : Hany Akasah