Dinsos Gresik Akan Jemput Dua Anak Yang Dititipkan Di Purnomo Polisi Baik

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Jumat, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB
MENGOBROL : Tokoh sosial sekaligus pengasuh yayasan, Ipda Purnomo (Purnomo Polisi Baik) saat berdialog dengan ibu asal Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti. (Foto : Ist/Radar Gresik)
MENGOBROL : Tokoh sosial sekaligus pengasuh yayasan, Ipda Purnomo (Purnomo Polisi Baik) saat berdialog dengan ibu asal Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Aksi mengharukan sekaligus mencuri perhatian publik terjadi ketika seorang ibu asal Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, mendatangi kediaman tokoh sosial sekaligus polwan/polisi dermawan Ipda Purnomo—yang dikenal sebagai Purnomo Polisi Baik—di Kabupaten Lamongan. Ibu tersebut nekat berniat menitipkan kedua buah hatinya lantaran terdesak himpitan utang dan kesulitan ekonomi.

Peristiwa ini viral setelah diunggah melalui akun media sosial pribadi Purnomo. Dalam unggahannya, Purnomo mengisahkan kedatangan seorang ibu bersama anaknya yang berusia 12 tahun.

Berdasarkan pengakuan sang ibu, mereka sudah sepekan tidak pulang ke rumah karena ketakutan dan kebingungan menghadapi beban utang.

Baca Juga: Pelayanan RSUD Ibnu Sina Gresik, Warga Tanpa BPJS Bisa Pakai KTP

Ibu tersebut bahkan sempat berniat meninggalkan anak-anaknya agar ia bisa leluasa merantau mencari pekerjaan demi melunasi utangnya. Namun, niat tersebut langsung ditolak mentah-mentah oleh Purnomo.

Ia mengaku merasa iba dan tidak tega melihat anak-anak yang masih di bawah umur harus terpisah dari pelukan ibunya, apalagi sampai terancam putus sekolah.

“Saya akan membantu modal usaha agar ibunya bisa bekerja secara mandiri dan anak-anaknya tetap bisa melanjutkan sekolah dengan tenang,” tegas Purnomo dalam unggahannya.

Baca Juga: Evaluasi Pengawasan Proyek Infrastruktur, DPRD Gresik Minta Kontraktor Tuntaskan Pekerjaan

Menanggapi kabar yang dengan cepat beredar tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Sosial (Dinsos) langsung bergerak cepat melakukan langkah koordinasi lintas wilayah.

Tim Dinsos merencanakan keberangkatan ke Kabupaten Lamongan untuk menjemput sekaligus melakukan asesmen komprehensif terhadap kondisi psikologis dan ekonomi keluarga tersebut.

Pekerja Sosial Ahli Muda Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Gresik, Alfi Arianto, membenarkan adanya laporan darurat tersebut. Ia mengaku menerima panggilan telepon langsung dari Purnomo pada Kamis (29/10/2026) malam, yang mengabarkan keberadaan warga Gresik di tempatnya.

Baca Juga: Dapat Apresiasi Ipda Purnomo, Dinsos Gresik Perkuat Layanan Shelter Cerme

“Iya, tadi malam saya ditelepon langsung oleh Pak Purnomo bahwa ada warga Kabupaten Gresik yang datang ke tempatnya dan berniat menitipkan anak-anaknya,” ujar Alfi. 

Menindaklanjuti informasi tersebut, Alfi langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat di Kecamatan Menganti. Hasil penelusuran memastikan bahwa ibu dan anak-anak tersebut merupakan warga sah Desa Gempol Kurung.

Alfi menegaskan, prioritas utama Dinsos Gresik adalah melakukan asesmen mendalam untuk memetakan akar permasalahan sosial dan ekonomi yang mendera keluarga tersebut. Pihaknya memastikan bahwa hak pendidikan kedua anak akan diselamatkan penuh oleh pemerintah daerah.

Baca Juga: Perkuat Sinergi Kemanusiaan, Ipda Purnomo ‘Polisi Baik’ Apresiasi Gerak Cepat Shelter Dinsos Gresik Tangani ODGJ

“Nanti kita lakukan asesmen terlebih dahulu setibanya di lokasi. Apabila anak-anaknya masih berstatus pelajar, kami pastikan akan diupayakan agar tetap bisa bersekolah dengan fasilitasi penuh dari Pemerintah Kabupaten Gresik,” pungkasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
gresik dinsos Ibu Lamongan purnomo