RADAR GRESIK – Insiden tragis menimpa seorang lanjut usia (lansia) di wilayah selatan Kabupaten Gresik. Kasiban (98), warga Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Gresik, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah tercebur ke dalam sumur tua sedalam 15 meter di belakang rumahnya, Rabu (8/7) pagi.
Peristiwa memilukan tersebut pertama kali diketahui oleh pihak keluarga sekitar pukul 06.00 WIB. Kronologi bermula saat putri korban, Kasti, merasa curiga karena tidak mendapati keberadaan sang ayah di dalam rumah.
Saat mencari ke area belakang, ia mendapati sepasang sandal milik korban tergeletak tepat di dekat bibir sumur.
Saat melongok ke dalam sumur, Kasti tersentak mendapati tubuh ayahnya sudah dalam posisi mengapung di permukaan air. Spontan, pihak keluarga didera kepanikan dan sempat berupaya melakukan evakuasi mandiri dengan peralatan seadanya.
Namun, karena keterbatasan alat dan medan yang dalam, upaya tersebut gagal hingga akhirnya mereka melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gresik, F.X. Driatmiko Herlambang, membenarkan adanya musibah tersebut. Ia menjelaskan bahwa sumur tempat korban terjatuh memiliki spesifikasi kedalaman mencapai 15 meter dengan ketinggian air sekitar delapan meter.
Baca Juga: Diduga Jadi Korban Tabrak Lari di Cerme Gresik, Pengendara Motor Asal Sidoarjo Meninggal di Tempat
“Berdasarkan estimasi waktu, korban diperkirakan terjatuh ke dalam sumur sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, dan baru diketahui oleh putrinya pada pukul 06.00 WIB pagi,” ujar Driatmiko, Rabu (8/7).
Driatmiko menambahkan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab utama hingga korban bisa terperosok ke dalam sumur tersebut. Guna mengangkat jasad korban, tim gabungan yang dibekali peralatan rescue vertikal lengkap langsung diterjunkan ke lokasi.
Proses evakuasi yang cukup dramatis itu membuahkan hasil sekitar pukul 10.15 WIB, di mana tubuh korban berhasil diangkat ke permukaan.
“Seluruh proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Namun, saat berhasil diangkat dari dasar sumur, korban dipastikan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” pungkasnya.
Baca Juga: Sembunyi di Warung Kopi, Ular Sanca di Kedanyang Dievakuasi Damkarla Gresik
Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi besar dari berbagai elemen jajaran petugas penolong. Di antaranya personel BPBD Gresik, Basarnas, Relawan Freeport, Relawan Semar, Pos DPKP/Damkar Driyorejo, Agen BPBD Jawa Timur, perangkat Desa Slempit, serta dibantu oleh warga sekitar yang bahu-membahu di lokasi kejadian. (yud/han)
Editor : Hany Akasah