RADAR GRESIK — Insiden kebakaran hebat melanda sebuah bangunan rumah tinggal yang juga difungsikan sebagai tempat usaha tambal ban dan penjualan bensin eceran di Jalan Raya Roomo Nomor 221, Desa Roomo RT 001 RW 005, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Sabtu (23/5). Akibat peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan menderita luka bakar cukup serius di bagian kaki.
Kobaran api yang dipicu oleh hubungan arus pendek listrik itu dengan cepat membesar lantaran menyambar puluhan botol berisi bahan bakar minyak (BBM) yang disimpan di area depan rumah.
Perwira Piket Damkarla Gresik, Faical Irhansyah, menjelaskan bahwa laporan kedaruratan masuk ke pusat komando sekitar pukul 07.29 WIB. Laporan pertama kali dilayangkan oleh anak perempuan dari penghuni rumah yang panik melihat kepulan asap sesaat setelah dirinya pulang dari pasar.
Berdasarkan investigasi dan keterangan saksi di lokasi kejadian, petaka subuh itu bermula ketika salah satu penghuni rumah bernama Sunarto tengah memperbaiki instalasi listrik.
Saat ia mencoba menyalakan kembali meteran (saklar utama), mendadak muncul percikan api yang cukup besar dari kotak sekring.
Baca Juga: Kurang dari 24 Jam, Polsek Menganti Gresik Gulung Pembegal Ojol di Surabaya
Percikan api tersebut jatuh dan merembet cepat ke peralatan tambal ban, hingga puncaknya menyambar sekitar 50 liter bensin yang dikemas di dalam 20 botol kaca siap jual. Sifat bensin yang sangat mudah terbakar membuat ruang depan langsung berubah menjadi fluktuasi api yang membubung tinggi disertai asap pekat.
"Amukan api langsung menghanguskan seluruh isi ruangan. Akibat posisi kebakaran berada di pelataran depan, dua unit mobil Kijang, satu unit mobil pikap, serta mesin kompresor angin yang terparkir di area depan rumah turut hangus terdampak kebakaran," kata Faical, Sabtu (23/5).
Dalam kepanikan tersebut, Sunarto sempat berupaya menerobos masuk kembali untuk memeriksa kondisi bagian dalam rumah. Namun nahas, ia justru tersambar kobaran api hingga mengakibatkan luka bakar melepuh di kedua kakinya.
Baca Juga: Dampak Blackout, Ratusan Penonton Bioskop di Gresik Ajukan Refund Tiket
Warga sekitar yang sigap langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan pertolongan medis intensif.
Merespons laporan yang diteruskan melalui layanan darurat Call Center 112, armada pemadam dari Pos Kota langsung tancap gas dalam waktu dua menit. Petugas tiba di TKP pada pukul 07.36 WIB dengan mengenakan perlengkapan pelindung anti-api lengkap.
Mengingat lokasi kebakaran berada di area padat dan menyimpan banyak material mudah terbakar, Damkarla Gresik mengerahkan kekuatan penuh berupa satu unit truk tangki suplai Hino Karba kecil S 06 dan satu unit truk pemadam Hino Karba besar P 08.
Langkah melokalisasi titik api juga dibantu oleh solidaritas tim pemadam kebakaran dari korporasi industri sekitar, yakni dengan diterjunkannya dua unit armada fire fighting dari PT Petrokimia Gresik serta satu unit armada pemadam dari PT Smelting Gresik.
Baca Juga: Gangguan Pembangkit dan IBT Picu Pemadaman Listrik Massal di Tiga Wilayah Jawa Timur
Berkat padaman api secara terstruktur, amukan si jago merah akhirnya berhasil diredam. Petugas melanjutkan proses pembasahan dan pendinginan (cooling) secara menyeluruh hingga pukul 09.31 WIB untuk memastikan tidak ada lagi bara api tersembunyi.
Pihak Damkarla mengonfirmasi bangunan tersebut diketahui merupakan milik warga bernama Dya. Meski kebakaran ini memicu kerusakan struktural bangunan yang masif serta menghanguskan tiga unit mobil, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Sementara untuk total nilai kerugian material secara komprehensif hingga kini masih dalam tahap penghitungan. (yud/han)
Editor : Hany Akasah