RADAR GRESIK – Sebuah pohon beringin berukuran besar tumbang dan menimpa satu unit mobil yang sedang melintas di Jalan Raya Sumengko, Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Meski bodi mobil mengalami kerusakan akibat hantaman dahan, beruntung seluruh penumpang yang merupakan satu keluarga selamat tanpa luka.
Kapolsek Wringinanom, Iptu Ahmad Fahri, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (17/5) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Pohon beringin di tepi jalan tersebut mendadak roboh diduga kuat karena kondisi batangnya yang sudah keropos dan mengalami pelapukan parah.
Nahas, saat pohon ambruk, sebuah mobil Suzuki Karimun Estilo bernomor polisi W 1439 TK sedang melintas di lokasi. Mobil tersebut dikemudikan oleh Elang Ermanu (48), warga Dusun Babatan, Desa Panjunan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, yang tengah melakukan perjalanan dari arah barat menuju ke timur bersama keluarganya.
“Sesampainya di Jalan Raya Sumengko, tiba-tiba pohon beringin tersebut tumbang persis di depan kendaraan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi tidak dapat menghindar sehingga bodi mobil langsung tertimpa pohon,” ujar Iptu Ahmad Fahri, Minggu (17/5).
Kerasnya reruntuhan pohon mengakibatkan kendaraan korban mengalami kerusakan cukup signifikan dan menimbulkan kerugian material. Kendati demikian, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
Pasca-kejadian, arus lalu lintas di jalur antar-kecamatan tersebut sempat mengalami hambatan dan kemacetan karena batang pohon melintang di tengah jalan. Petugas Polsek Wringinanom yang menerima laporan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.
"Anggota kami bersama perangkat Desa Sumengko dan warga sekitar bergerak cepat melakukan evakuasi dengan memotong dan memindahkan batang pohon ke tepi jalan menggunakan gergaji mesin agar tidak lagi mengganggu pengguna jalan," jelas Kapolsek.
Dalam penanganan darurat tersebut, petugas di lapangan juga berkoordinasi secara intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik. Selain itu, petugas menghubungi pihak PLN untuk memitigasi dampak lain, mengingat lokasi tumbangnya pohon berdekatan dengan jaringan kabel listrik.
Baca Juga: Lestarikan Warisan Daerah, Pelajar di Gresik Belajar Teknik Membatik Langsung dari Pengrajin
Berkat kesigapan petugas gabungan dan gotong royong warga, proses sterilisasi jalur tidak memakan waktu lama.
"Evakuasi pohon tumbang berhasil diselesaikan secara total sekitar pukul 16.25 WIB, sehingga arus lalu lintas di Jalan Raya Sumengko dapat kembali berjalan dengan normal," pungkas Iptu Ahmad Fahri. (yud/han)
Editor : Hany Akasah