Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Adu Banteng di Cerme Gresik, Pengendara Motor Asal Benjeng Meninggal Dunia di Lokasi

Yudhi Dwi Anggoro • Kamis, 16 April 2026 | 20:20 WIB
Olah TKP:Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban kecelakaan maut di Jalan Raya Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Gresik.
Olah TKP:Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban kecelakaan maut di Jalan Raya Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Gresik.

RADAR GRESIK – Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Cerme, tepatnya di Jalan Raya Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Gresik, pada Kamis (16/4). Insiden yang melibatkan kendaraan "adu banteng" ini mengakibatkan seorang pemuda meninggal dunia di tempat kejadian.

Korban diketahui bernama Purnandi Effendi (28), warga Dusun Bareng, Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Gresik. Saat kejadian, korban tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi AG 6754 VBY.

Kapolsek Cerme, AKP Taufan Arif Nugroho, menjelaskan bahwa kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB tersebut bermula saat korban melaju dari arah timur menuju ke barat.

Baca Juga: Skandal SK ASN Palsu: Pegawai Dinas PMD Gresik Ungkap Alasan Korban Tergiur Janji Tersangka

Pada saat yang bersamaan, sebuah kendaraan lain yang belum diketahui identitasnya (Mr. X) melaju dari arah berlawanan, yakni barat ke timur.

Benturan frontal pun tak terhindarkan. Akibat kerasnya tabrakan, korban mengalami luka fatal di bagian kepala dan tubuhnya.

"Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP)," ujar AKP Taufan Arif, Kamis (16/4).

Baca Juga: Hantam Motor Saat Keluar Ruko, Mobil Pikap Terlibat Kecelakaan di Pangkahkulon Gresik

Setelah menerima laporan, petugas Polsek Cerme segera menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban ke RSUD Ibnu Sina Gresik menggunakan ambulans. Polisi juga telah mengamankan barang bukti kendaraan korban untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Saat ini, pihak kepolisian tengah bekerja keras untuk mengungkap identitas kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, lantaran kendaraan tersebut diduga meninggalkan lokasi sesaat setelah kejadian.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan intensif, terutama untuk mengungkap identitas kendaraan lawan yang terlibat. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Satlantas Polres Gresik,” jelas Kapolsek.

Baca Juga: Tingkatkan Keselamatan Petani, Dinas Pertanian Gresik dan PLN Edukasi Bahaya Jebakan Listrik

Berdasarkan analisis sementara kepolisian, lokasi kejadian di Desa Kandangan merupakan salah satu titik rawan kecelakaan atau black spot. Faktor kurangnya kewaspadaan pengendara saat melintas di jalur tersebut diduga menjadi penyebab utama insiden maut ini.

AKP Taufan Arif mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jam-jam sibuk dan di jalur yang dikenal rawan.

"Kami meminta seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari kejadian serupa yang merenggut nyawa," pungkasnya. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#Kecalakaan #Polsek #gresik #cerme #Meninggal