RADAR GRESIK – Suasana tenang di pelataran Masjid Baitul Hamdi, Desa Menunggal, Kecamatan Kedamean, pada Sabtu (11/4) malam berubah menjadi momen kemanusiaan yang menyentuh hati.
Seorang perempuan paruh baya ditemukan terduduk lesu dengan gurat kebingungan di wajahnya, jauh dari rumah asalnya di Tuban.
Perempuan tersebut diketahui bernama Siti Juwarti (46), warga Dusun Blandong, Desa Paseyan, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban. Ia diduga mengalami kesulitan dalam perjalanan hingga terlantar dan tersesat di wilayah Kedamean tanpa arah pulang yang jelas.
Baca Juga: Inspirasi Kartini Modern, DPD RI Dr Lia Istifhama, M.E.I Politisi Perempuan Penguatan Demokrasi
Kabar mengenai kondisi Siti segera dilaporkan warga kepada pihak kepolisian sekitar pukul 19.30 WIB. Respons cepat pun ditunjukkan oleh jajaran Polsek Kedamean yang langsung menuju lokasi untuk memberikan bantuan.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui Kapolsek Kedamean Iptu Ekwan Hudin menjelaskan bahwa anggotanya melakukan pendekatan humanis untuk menenangkan Siti sebelum berkoordinasi dengan pihak keluarganya di Tuban.
“Kami selalu berupaya hadir dengan cepat setiap ada laporan masyarakat. Ini adalah bentuk pelayanan dan perlindungan kami. Kehadiran polisi tidak semata soal penegakan hukum, tetapi juga tentang kepedulian,” ujar Iptu Ekwan.
Baca Juga: Gresik Menuju Kabupaten Pangan Aman, Bupati Yani Dorong BBPOM Buka Klinik Izin Edar di MPP
Setelah memastikan jalur pulang yang aman, petugas mengevakuasi Siti menuju Terminal Bunder Gresik sekitar pukul 21.40 WIB. Polisi memastikan Siti naik bus jurusan Tuban yang akan mengantarkannya kembali ke pelukan keluarga.
Rasa haru tak terbendung saat Siti hendak menaiki bus. Dengan suara lirih, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada para petugas yang telah membantunya di saat sulit.
“Terima kasih banyak ya, Pak Polisi. Sangat membantu saya hari ini,” ucap Siti sesaat sebelum bus diberangkatkan.
Baca Juga: THReshold Gresik, Komunitas Lintas Profesi yang Jadi Wadah Networking Gratis
Tak hanya Siti, pihak keluarga pun turut menyampaikan rasa syukur mereka melalui pesan singkat kepada petugas. Mereka merasa lega karena anggota keluarganya yang sempat terlantar dapat dibantu dengan selamat.
“Alhamdulillah, terima kasih Pak. Keluarga saya yang terlantar sudah diantar sampai ke bus. Semoga kebaikan Bapak dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa,” tulis perwakilan keluarga.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa di tengah tugas kedinasan yang padat, wajah humanis Polri tetap menjadi tumpuan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan nyata di lapangan.
Baca Juga: Motor Adu Banteng dengan Dump Truk di Ujungpangkah Gresik, Tiga Pelajar Sekapuk Alami Patah Kaki
Di Terminal Bunder malam itu, sebuah perjalanan pulang berhasil terwujud berkat kepedulian yang tulus. (yud/han)
Editor : Hany Akasah