RADAR GRESIK – Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit mobil dan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Tebaloan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jumat (3/4) pagi.
Insiden beruntun di depan SPBU Tebaloan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan dua lainnya mengalami luka serius.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Iptu Andri Aswoko, mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.28 WIB.
Baca Juga: Breaking News : Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Hamim Berpulang
Kecelakaan bermula dari mobil Toyota Kijang bernomor polisi H 1257 GW yang dikemudikan oleh Endro Jatmiko (52), warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, mobil Toyota Kijang tersebut melaju dari arah barat menuju timur (arah Surabaya) dengan kecepatan sedang.
Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Umu Khoiriyah (33) yang berada tepat di depannya.
Baca Juga: Gempur Narkoba di Pulau Bawean Gresik, Polsek Tambak Ringkus Lima Pengedar Sabu di Dua Lokasi
Benturan keras tersebut membuat mobil terus melaju tak terkendali hingga menghantam dua motor lainnya, yakni Honda Vario yang dikendarai Masyhudi (44) dan Honda Supra X yang dikendarai Ahmad Ridwan (56).
"Mobil juga sempat menabrak sebuah truk yang tidak diketahui identitasnya sebelum akhirnya terperosok ke dalam parit bersama salah satu sepeda motor yang terseret," jelas Iptu Aswoko, Jumat (3/4).
Kecelakaan tragis ini merenggut nyawa Ahmad Ridwan, warga Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan. Korban meninggal dunia di lokasi akibat luka parah yang dideritanya.
Baca Juga: Korupsi Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Masuk Meja Hijau, Rugikan Uang Negara Rp 400 Juta
Sementara itu, dua korban luka lainnya Umu Khoiriyah mengalami luka benturan di kepala dan dirujuk ke Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan dan Masyhudi mengalami luka di kepala dan mendapatkan perawatan medis intensif.
"Korban luka dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Duduksampeyan, sementara korban meninggal dunia dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk keperluan visum," tambahnya.
Pihak kepolisian menaksir kerugian material akibat kerusakan kendaraan mencapai Rp50 juta. Meski sempat terjadi kemacetan sesaat saat proses evakuasi, arus lalu lintas di jalur poros tersebut dilaporkan kembali lancar setelah penanganan petugas.
Baca Juga: Asap Tebal Selimuti Pemukiman, Warga Tiga Desa di Manyar Gresik Keluhkan Sesak Nafas dan Batuk
Saat ini, Satlantas Polres Gresik masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk berupaya mengidentifikasi keberadaan truk yang sempat tertabrak mobil Kijang sebelum melarikan diri dari lokasi.
Polisi mengimbau para pengendara untuk selalu menjaga konsentrasi, terutama saat melintasi jalur rawan kecelakaan di wilayah Duduksampeyan. (yud/han)
Editor : Hany Akasah