Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Ditemukan di Lahan Kosong, Jasad Bayi Laki-laki di Driyorejo Meninggal Kurang dari 24 Jam

Yudhi Dwi Anggoro • Kamis, 26 Maret 2026 | 14:43 WIB
Olah TKP: Anggota Polsek Driyorejo saat melakukan olah TKP penemuan jenazah bayi di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo Gresik. (Yudhi/Radar Gresik)
Olah TKP: Anggota Polsek Driyorejo saat melakukan olah TKP penemuan jenazah bayi di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo Gresik. (Yudhi/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Jajaran Satreskrim Polres Gresik melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) tengah bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku pembuangan bayi di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia di dalam kantong plastik hitam.

Kapolres Gresik melalui Kasat Reskrim AKP Arya Widjaya mengonfirmasi bahwa kasus yang sempat menghebohkan warga setempat ini kini telah diambil alih oleh Unit PPA untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: Wacana WFH ASN untuk Hemat BBM, Dispendik Gresik: Tetap Ikut Pusat, Belajar Tatap Muka Tak Berubah

"Iya betul, pihak Unit PPA Satreskrim Polres Gresik yang menangani kasus tersebut. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan mendalam dan pemeriksaan saksi-saksi," ujar AKP Arya Widjaya, Kamis (26/3). Ia juga memohon doa dari masyarakat agar identitas dan keberadaan pelaku segera terungkap. 

Peristiwa tragis ini bermula pada Rabu (25/3) sekitar pukul 11.30 WIB. Kapolsek Driyorejo, Kompol Musirham, menjelaskan bahwa jasad bayi pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Maskut (37). Saat itu, saksi sedang mencari tanaman obat kumis kucing di lahan kosong wilayah Jalan Desa Mojosarirejo RT 02 RW 01.

Pandangan saksi kemudian tertuju pada sebuah kantong plastik (kresek) berwarna hitam yang tergeletak mencurigakan di tepi jalan.

Baca Juga: Arus Balik Bawean-Gresik Membeludak, 1.628 Penumpang Seberangi Laut Jawa dalam Dua Hari

Saat mencoba memeriksa bagian luar plastik, saksi merasakan adanya benda lunak yang menyerupai tubuh bayi. Karena merasa takut, saksi segera melapor ke perangkat desa yang kemudian diteruskan ke Polsek Driyorejo.

"Anggota kami bersama bidan desa segera membawa kantong tersebut ke Puskesmas Karangandong. Setelah dibuka, benar isinya adalah jasad bayi laki-laki," jelas Kompol Musirham.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, bayi tersebut diketahui memiliki berat badan sekitar 3 kilogram dengan panjang 51 sentimeter. Petugas medis memperkirakan bayi tersebut telah meninggal dunia kurang dari 24 jam sebelum ditemukan, dengan estimasi usia bayi sekitar dua minggu.

Baca Juga: Geger Penemuan Jasad Bayi dalam Kantong Plastik di Driyorejo Gresik, Polisi Buru Pelaku Pembuangan

"Ditemukan juga luka di bagian kening bayi. Untuk pemeriksaan autopsi lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematiannya, jasad bayi telah dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik," tambah Kapolsek.

Pihak kepolisian menduga kuat bahwa bayi malang tersebut sengaja dibuang oleh orang tuanya. Muncul dugaan bahwa kelahiran bayi ini tidak dikehendaki, kemungkinan hasil dari hubungan gelap.

“Kami masih terus mengumpulkan bukti di lapangan. Penyelidikan lebih lanjut kini kami limpahkan sepenuhnya ke Unit PPA Polres Gresik,” pungkas Kompol Musirham. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#bayi #RSUD Ibnu Sina #gresik #jasad #polres