RADAR GRESIK – Cuaca ekstrem yang mengguyur wilayah Kabupaten Gresik kembali memicu genangan air cukup dalam di beberapa titik.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik harus turun tangan melakukan evakuasi dramatis terhadap dua unit kendaraan yang terjebak banjir di Jalan Sumput No. 11, Dusun Karanglo, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, pada Senin (16/3) malam.
Peristiwa ini bermula ketika seorang warga bernama Rizal sedang dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di Perumahan De Naila. Saat melintas di kawasan Pasar Sumput, mobil Toyota Avanza warna putih yang dikendarainya tiba-tiba terjebak di tengah genangan banjir yang cukup dalam hingga mesin kendaraan tidak dapat dioperasikan.
Baca Juga: Sembunyi di Bawah Tumpukan Barang, Ular Kobra Berhasil Dievakuasi Damkar Gresik
Merasa terdesak, Rizal kemudian menghubungi layanan darurat melalui Command Center 112 sekitar pukul 20.16 WIB.
Perwira piket Damkarla Gresik, M. Nurul Haqqi, menjelaskan bahwa respons cepat langsung dilakukan setelah menerima laporan tersebut. Personel dari Pos Driyorejo segera meluncur ke lokasi dan tiba dalam waktu kurang dari 30 menit dengan membawa peralatan rescue lengkap.
“Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penilaian situasi sebelum mengevakuasi kendaraan. Mobil milik Rizal berhasil kami tarik keluar dari genangan banjir agar tidak mengalami kerusakan lebih lanjut akibat air,” ujar M. Nurul Haqqi pada Senin (16/3) malam.
Baca Juga: Tips MUI Gresik Agar Semangat Ibadah Tak Kempes Setelah Ramadan Berakhir
Ternyata, aksi penyelamatan tidak berhenti di situ. Di lokasi yang sama, petugas juga menemukan satu unit truk yang terhenti di tengah genangan air setelah melakukan pengiriman barang ke salah satu pabrik di kawasan tersebut.
Tim Damkarla kemudian memprioritaskan evakuasi bagi truk tersebut agar arus lalu lintas tidak semakin terkunci.
Proses evakuasi malam itu bukan tanpa kendala. Derasnya hujan yang masih turun serta adanya antrean kendaraan truk lainnya di belakang lokasi membuat ruang gerak petugas terbatas. Enam personel Damkarla dikerahkan dengan dukungan dua unit kendaraan dinas, yakni mobil rescue jenis Panther dan satu unit mobil semprot untuk menunjang proses penyelamatan.
“Kami memprioritaskan truk untuk melintas terlebih dahulu guna mengurai kemacetan sebelum akhirnya berhasil menarik truk yang terjebak banjir tersebut. Petugas baru bisa kembali ke pos pada pukul 22.15 WIB setelah memastikan area benar-benar aman dan kondusif,” tambahnya.
Meski sempat menegangkan, Haqqi memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan dalam insiden tersebut. Berdasarkan data rekapitulasi Damkarla Gresik, sepanjang Maret 2026 ini tercatat telah terjadi 60 kejadian penyelamatan (rescue) dan satu kejadian kebakaran di seluruh wilayah Kabupaten Gresik.
Masyarakat pun diimbau untuk lebih waspada saat melintasi jalur rawan banjir di tengah cuaca yang tidak menentu. (yud/han)
Editor : Hany Akasah