Ekonomi & Bisnis Features Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kota Gresik Lifestyle Moncer Seru Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro Politika Sosial Sport & Health

Kapolres Gresik Pimpin Mediasi, Dua Desa di Panceng Sepakat Akhiri Perselisihan

Yudhi Dwi Anggoro • 2026-03-01 19:08:29

JAGA KAMTIBMAS : Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama Forkopimcam saat mediasi antara warga Desa Campurejo dan Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Gresik.
JAGA KAMTIBMAS : Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama Forkopimcam saat mediasi antara warga Desa Campurejo dan Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Gresik.

RADAR GRESIK – Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menegaskan komitmen kuat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Hal ini disampaikan usai dirinya memimpin langsung proses mediasi antara warga Desa Campurejo dan Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, pada Sabtu (28/2) malam.

Pertemuan yang berlangsung di Balai Desa Banyutengah tersebut digelar menyusul adanya gesekan antarwarga yang sempat memicu keresahan. Dalam dialog terbuka yang penuh kekeluargaan, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berdamai dan menyudahi perselisihan yang terjadi.

Hadir dalam pertemuan penting tersebut Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, Camat Panceng Muhammad Sampurno, unsur TNI, serta para tokoh masyarakat dan perwakilan pemuda dari kedua desa yang bertikai.

Dalam arahannya, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyayangkan terjadinya gesekan tersebut. Ia memastikan bahwa pihak kepolisian telah bertindak cepat dengan mengamankan pelaku sebagai bentuk penegakan hukum yang tegas dan profesional.

"Polri tidak ada apa-apanya tanpa dukungan masyarakat. Kami berharap perwakilan warga yang hadir malam ini dapat mengendalikan warganya masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang kembali," ujar AKBP Ramadhan Nasution, Minggu (1/3).

Lebih lanjut, AKBP Ramadhan juga menyoroti bahaya isu provokatif dan ajakan balas dendam yang sempat beredar di media sosial. Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya demi menjaga stabilitas keamanan bersama.

Apresiasi datang dari perwakilan warga Desa Campurejo yang memuji respons cepat jajaran Polres Gresik dalam menangani persoalan ini. Mereka mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak mudah tersulut emosi oleh provokasi pihak luar.

Senada dengan hal itu, tokoh masyarakat dari Desa Banyutengah memastikan bahwa kabar mengenai adanya pergerakan massa besar-besaran yang sempat viral adalah informasi bohong atau hoaks. Pihaknya pun menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang sempat menyita perhatian publik.

"Kami memohon maaf atas kegaduhan yang sempat terjadi. Ke depan, mari kita saling berbenah. Kami berharap seluruh elemen desa menyampaikan bahwa situasi sudah aman agar warga tidak lagi merasa takut," ungkap salah satu tokoh masyarakat Banyutengah.

Sebagai penutup, proses mediasi diakhiri dengan aksi simbolis saling bersalaman antara perwakilan warga dari kedua desa. Langkah mediasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk menjaga kerukunan dan keharmonisan di wilayah Kecamatan Panceng secara berkelanjutan. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#gresik #PANCENG #mediasi #Campurejo #polres