RADAR GRESIK – Warga Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Gresik, dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah pemuda di samping Toko Bima Jaya pada Rabu (25/2) pagi.
Korban teridentifikasi bernama Moch. Rofi’udin (21), seorang warga Dusun Ploso, Desa Ploso, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar.
Jasad korban ditemukan pertama kali sekitar pukul 06.30 WIB oleh rekannya sendiri, Tulus Ridwan (34). Peristiwa bermula saat saksi hendak membangunkan korban yang sedang tertidur di lokasi tersebut, namun mendapati tubuh korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Kapolsek Cerme, AKP Taufan Arif Nugroho, membenarkan laporan tersebut dan menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban sempat mengalami kondisi kesehatan yang menurun pada malam sebelumnya.
"Berdasarkan keterangan saksi, pada Selasa (24/2) sekitar pukul 23.30 WIB, korban sempat mengalami kejang. Saksi bersama rekan-rekannya kemudian membantu korban untuk beristirahat. Menurut saksi, korban memang memiliki riwayat sering mengalami kejang," ujar AKP Taufan, Rabu (25/2).
Rekan-rekan korban awalnya mengira kondisi tersebut seperti kejadian biasanya, di mana setelah kejang korban akan tertidur dan pulih keesokan harinya.
Diketahui, korban sudah sekitar lima bulan terakhir menjalani aktivitas sebagai pengamen di sekitar rel kereta api Desa Cerme Lor.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Cerme bersama tim identifikasi Polres Gresik segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti.
"Anggota kami juga berkoordinasi dengan tim identifikasi Polres Gresik serta pihak keluarga korban. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk penanganan lebih lanjut," jelas AKP Taufan.
Dari hasil pemeriksaan luar secara medis, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh pemuda tersebut.
Dugaan kuat meninggalnya korban disebabkan oleh kondisi kesehatan kronis yang dideritanya.
Pihak keluarga korban yang telah dihubungi menyatakan telah menerima musibah ini dengan ikhlas.
"Pihak keluarga menerima dan mengikhlaskan kejadian tersebut serta menyerahkan proses penanganan kepada pihak berwenang," pungkas Kapolsek Cerme. (yud/han)
Editor : Hany Akasah