RADAR GRESIK – Keberanian dan kesiapsiagaan Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik kembali teruji. Personel dari Pos Menganti bergerak cepat menangani insiden kebocoran gas elpiji yang disertai semburan api di Perumahan Puri Asta Kencana, Dusun Kecipik, Desa Boteng, Kecamatan Menganti, Gresik.
Peristiwa yang sempat memicu kepanikan penghuni rumah ini berhasil ditangani dalam waktu singkat sebelum api merambat ke area lain.
Perwira Piket Damkarla Gresik, A. Fathoni, mengungkapkan bahwa laporan kejadian diterima melalui Call Center 112 pada Rabu, (18/2), sekitar pukul 13.31 WIB.
Pelapor adalah Ibu Arini, pemilik rumah, yang melaporkan adanya semburan api dari tabung gas elpiji miliknya setelah selang regulator meleleh saat digunakan untuk memasak. Ketakutan karena tidak ada anggota keluarga laki-laki di rumah, ia segera menghubungi layanan darurat.
"Karena tidak ada laki-laki di rumah, ibu Arini segera meminta bantuan melalui layanan darurat 112," ujar A. Fathoni, Kamis (19/2).
Kejadian bermula ketika Ibu Arini tengah beraktivitas di dapur. Tiba-tiba, ia melihat selang pada regulator gas mulai meleleh akibat panas.
Upaya awal untuk melepas regulator justru memicu kemunculan semburan api dari lubang tabung elpiji tersebut. Beruntung, Tim Pos Damkar Menganti yang berangkat segera setelah menerima laporan tiba di lokasi pada pukul 13.47 WIB.
Setibanya di lokasi, enam personel yang dikerahkan langsung melakukan pengecekan situasi (size up) dengan prosedur penyelamatan yang ketat.
Petugas kemudian melakukan tindakan teknis pelepasan regulator yang masih menempel pada tabung gas untuk menghentikan aliran bahan bakar yang memicu api.
“Setelah regulator berhasil dilepas, api tidak lagi keluar dari tabung. Situasi dinyatakan aman dan kondusif,” jelas Fathoni.
Operasi penyelamatan ini melibatkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil Panther sebagai pendukung logistik. Penanganan dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 14.01 WIB.
Berkat tindakan cepat petugas dan keberanian pemilik rumah melapor segera, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material berarti dalam insiden ini.
"Untuk penanganan selesai pada pukul 14.01 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian ini," pungkasnya.
Berdasarkan data dari Damkarla Gresik, sepanjang bulan Februari 2026, telah tercatat tiga kejadian kebakaran dan 80 aksi penyelamatan (rescue) di berbagai wilayah di Gresik.
Tingginya angka penyelamatan non-kebakaran ini menunjukkan pentingnya peran layanan kedaruratan 112 bagi keamanan masyarakat sehari-hari. (yud/han)
Editor : Hany Akasah