RADAR GRESIK – Teka-teki identitas mayat laki-laki yang ditemukan mengambang di aliran Sungai Bengawan Solo, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Gresik, akhirnya menemui titik terang.
Korban diketahui bernama Suparman (97), seorang warga Kelurahan Banjarejo, Kabupaten Bojonegoro.
Kapolsek Sidayu, Ipda Suharto, membenarkan bahwa identitas korban telah terverifikasi. Saat ini, jenazah berada di RSUD Ibnu Sina Gresik untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan ke pihak keluarga.
"Benar bahwa mayat yang ditemukan adalah Suparman. Saat ini jenazah sudah dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina," ujar Ipda Suharto, Rabu (18/2).
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh dua warga setempat pada Selasa (17/2) sekitar pukul 08.40 WIB dalam kondisi memprihatinkan.
Jasad sudah mulai membengkak dan hanyut di aliran sungai, korban ditemukan dalam kondisi setengah telanjang, hanya mengenakan celana panjang.
Warga sempat mengikat tangan jasad ke dahan pohon menggunakan tali rafia agar tidak terus terbawa arus sebelum petugas datang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban selama ini diketahui hidup sebatang kara di Bojonegoro.
Pihak Bhabinkamtibmas dan pengurus RT setempat sebenarnya telah melaporkan kehilangan anggota keluarga ke Polres Bojonegoro pada Selasa pagi.
Setelah dilakukan koordinasi antar wilayah, pihak keluarga yang berdomisili di Baureno, Bojonegoro, telah berhasil dihubungi dan segera menuju Gresik untuk mengurus pengambilan jenazah.
Evakuasi dilakukan secara kolaboratif oleh tim gabungan yang terdiri dari nelayan setempat, personel Polsek Sidayu, anggota Koramil Sidayu, serta tim medis Puskesmas Sidayu.
Pemerintah Desa Randuboto juga terlibat aktif dalam koordinasi sejak awal penemuan hingga jenazah berhasil diangkat dari bantaran sungai. (yud/han)
Apakah Anda ingin saya membu
Editor : Hany Akasah